Pekanbaru (Kemenag). Kepala
Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Syahrul Mauludi, menyerahkan Surat
Keputusan (SK) kepada pengurus majelis taklim sekaligus memberikan pembinaan
dalam rangka penguatan kelembagaan dan peningkatan peran majelis taklim di
tengah masyarakat. Kamis (02/10/2025)
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut Kasi Bimas Islam Suhardii HS, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Marpoyan
Damai, dan staf Bimas Islam. Dalam arahannya, Kakankemenag menegaskan bahwa
majelis taklim bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga wadah
silaturahmi, penguatan ukhuwah, dan pembinaan sosial keagamaan. Untuk itu, para
penyuluh agama yang telah ditunjuk diperkenalkan kepada pengurus majelis taklim
agar dapat menjadi mitra dalam setiap program pembinaan.
“Kita ingin majelis
taklim ke depan dikelola secara lebih maju dan kreatif. Tidak hanya mengaji,
tetapi juga ada diskusi keagamaan, sosial, dan penguatan nilai ibadah.
Kurikulum pembinaan akan kita buat, sehingga nanti bisa diukur dan dievaluasi
secara berkala,” ujar Kakankemenag.
Selain aspek ibadah,
Kakankemenag juga mendorong pengembangan nilai-nilai seni Islam seperti marawis
dan rebana yang dapat memperkuat syiar Islam sekaligus menjadi media pembinaan
generasi muda. Tidak hanya itu, majelis taklim juga diarahkan untuk memiliki
program pemberdayaan ekonomi umat. Nantinya, Kemenag bersama mitra akan
membantu penguatan permodalan agar majelis taklim dapat mandiri dan bermanfaat
lebih luas bagi masyarakat.
“Majelis taklim harus
mampu menghadirkan keseimbangan antara hablu minallah dan hablu minannas.
Artinya, selain memperkuat ibadah kepada Allah, juga harus mampu menumbuhkan
kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tambahnya.
Dengan pembinaan yang
berkelanjutan, Kemenag berharap majelis taklim semakin tumbuh menjadi pusat
pembelajaran, kreativitas, sekaligus pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini juga
menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Kemenag, penyuluh, dan seluruh
kelompok majelis taklim di Kota Pekanbaru.