Pekanbaru (Kemenag)- Pada Kamis (07/08/2025) Kepala Kantor
Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Syharul Mauludi menjadi narasumber terhadap kebijakan
Kemenag terkait perpustakaan masjid, bertempat di aula Kantor Kemenag Kota
Pekanbaru.
Turut hadir Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Pekanbaru,
Suhardi, Pustakawan Perpustakaan UIN Suska Riau, Muhammad Tawwaf, Penyuluh Agama Islam dan Pengurus Masjid Se-Kota Pekanbaru.
Dalam sambutan nya Ka.KanKemenag Kota Pekanbaru menyampaikan
peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat
literasi dan edukasi masyarakat. Program ini akan difokuskan pada revitalisasi
perpustakaan masjid di Kota Pekanbaru. Hal ini sejalan dengan komitmen
pemerintah dalam mendukung gerakan literasi nasional yang berlandaskan
nilai-nilai agama dan budaya lokal.
“Kami mendorong setiap masjid di Kota Pekanbaru untuk
memiliki dan mengelola perpustakaan. Ini merupakan bagian dari program nasional
literasi keagamaan yang sejalan dengan visi Kemenag untuk mencerdaskan
kehidupan beragama masyarakat,” ujarnya.
Menurut Ka.KanKemenag, program ini akan didukung melalui
bimbingan teknis pengelolaan perpustakaan, bantuan koleksi buku keislaman dan
umum, serta pelatihan bagi pengurus masjid. Selain itu kita juga akan berkolaborasi
dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah serta pihak swasta.
Lebih lanjut, Ka.Kakemenag mengajak para pengurus masjid untuk aktif memfungsikan perpustakaan sebagai ruang pembelajaran bagi semua kalangan.“Perpustakaan masjid harus menjadi tempat yang nyaman dan terbuka untuk semua, ini adalah bentuk dakwah yang sesuai dengan tantangan zaman,” tambahnya.