0 menit baca 0 %

Ka. Kankemenag Pekanbaru Hadiri “Bual-Bual” Bersama Datuk Bandar Setia Amanah, Siap Dukung Program Lembaga Adat Melayu

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Drs. H. Syahrul Mauludi, MA, menghadiri kegiatan Bual-Bual bersama Datuk Bandar Setia Amanah yang digelar dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan antara tokoh adat dan ulama.

Pekanbaru (Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Drs. H. Syahrul Mauludi, MA, menghadiri kegiatan Bual-Bual bersama Datuk Bandar Setia Amanah yang digelar dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan antara tokoh adat dan ulama. Acara berlangsung di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Kamis (16/10/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tamu undangan LAMR Kota Pekanbaru, serta perwakilan ormas keagamaan se-Kota Pekanbaru.

Mengusung semangat “Membangkitkan Batang Terendam”, kegiatan Bual-Bual menjadi wadah memperkuat konsep tiga tungku sejerangan dan tali tiga sepilin yang merupakan simbol sinergi antara unsur pemerintahan, adat, dan agama dalam kehidupan bermasyarakat. Acara juga diwarnai dengan bincang-bincang antara ulama dan tokoh adat yang membahas penguatan nilai-nilai budaya Melayu serta peran strategis lembaga adat dalam membangun karakter masyarakat Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik turut hadir dan menyampaikan sambutan. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga adat, pemerintah, dan tokoh agama dalam membangun masyarakat yang berakhlak, berbudaya, dan harmonis.

Dalam kesempatan tersebut, Ka. Kankemenag Kota Pekanbaru  menyampaikan bahwa misi Kementerian Agama adalah mewujudkan umat yang taat beragama.

“Ketika umat taat beragama, maka negara akan menjadi baik,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus berkolaborasi dan mendukung program-program Lembaga Adat Melayu (LAM) agar semakin berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kota Pekanbaru.

Kegiatan Bual-Bual ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara tokoh agama, adat, dan pemerintah, demi terwujudnya masyarakat Pekanbaru yang beradab, religius, dan berbudaya Melayu.