0 menit baca 0 %

Ka Kankemenag Rohul Silaturrahim dengan Masyarakat Rokan Empat Koto

Ringkasan: Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka Kankemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berserta kasi dan staf melakukan kunjungan kerja (Kunker) sekaligus memperingati hari besar keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H bersama masyarakat Kecamatan Rokan Empat Koto Rohul, Kamis (10/2) mal...
Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka Kankemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berserta kasi dan staf melakukan kunjungan kerja (Kunker) sekaligus memperingati hari besar keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H bersama masyarakat Kecamatan Rokan Empat Koto Rohul, Kamis (10/2) malam di Masjid Darussa`adah. Acara dihadiri oleh sekitar 200 massa, terdiri dari perangkat desa, unsur kecamatan, ketua IPHI, Kepala KUA, Kades, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Ka Kankemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi MA, dalam sambutannya mengatakan, inti kunjungan kerja ke Kecamatan Rokan Empat Koto selain dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga dalam rangka silaturrahim dengan masyarakat setempat. Karena melalui silaturrahim banyak manfaat yang bisa dipetik, diantaranya dapat menambah rezki dan memperpajang usia. "Silarrahim sama sekali tidak merugikan kita, karena dibalik silaturrahim yang kita lakukan khususnya dikalangan kaum muslimin dapat memurahkan rezki dan memperpanjang umur," jelas Ahmad Supari. Terkait dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H yang diperingati setiap tahun sebagai hari kelahiran Nabi hendaknya menjadi tonggak awal untuk mencontoh atau mentauladani prilaku, tindak tanduk, dan kebijaksanaan Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari. "Jika tahun- tahun sebelumnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlalu begitu saja setelah acara selesai, maka pada peringatan Maulid kali ini hendaknya disambut dengan tekad yang bulat untuk mencontoh sikap tauladan Rasulullah, sesuai firman Allah yang artinya dalam diri Rasulullah terdapat contoh teladan yang baik` ini harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari ditengah kondisi kehidupan yang semakin menantang," jelasnya. Ia menambahkan, dalam diri Ummat Islam saat ini terdapat empat penyakit hati yang harus dibenahi melalui peringatan Maulid. Pertama; Kurang Iman (Kuman), dimana kondisi keimanan seseorang naik turun, kadang bertambah dan kadang berkurang. Jika iman terus mengalami pengurangan tampa peningkatan sedikitpun, maka lambat laut iman akan habis. Untuk itu perlu upaya peningkatan iman. Kedua; Kurang Pengetahuan (Kurap), walaupun dulu ummat Islam menjadi kiblat ilmu pengetahuan, tapi justru kondisi saat ini berbalik. Ummat Islam malah mencari ilmu pengetahuan ke negara lain yang lebih maju dan bukan negara muslim. Ketiga; Kurang Disiplin (Kudis), penyakit ini menjadi penentu keberhasilan dalam kehidupan seseorang, khususnya dalam karier. Dengan disiplin dan usaha yang terus menerus, sebuah cita-cita bisa tercapai, termasuk upaya merupaka segala tindak tanduk negatif, mulai dari Kuman, Kurap dan lain sebagainya. Keempat; Kurang Amal alias Kumal, karena lebih mementingkan keegoisan diri tampa perduli dengan lingkungan sekitarnya. "Empat macam penyakit ini harus kita berantas dalam diri kita melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H, sehingga kebahagian dunia dan akhirat dapat kita capai, amin," harapnya. (msd)