Ka.Kanwil Adakan Buka Puasa Bersama Di Kemenag Meranti
Ringkasan:
Meranti (Humas) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. H. Tarmizi MA, dan Kasubbag Informasi dan Humas, H. Mansyur, beserta Rombongan adakan Buka Puasa Bersama dengan Ka.kankemenag Kab. Kepulauan Meranti, Drs.H. Miskam Selamat MA, Pejabat Eselon IV, Pegawai dan guru PNS Kemena...
Meranti (Humas) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. H. Tarmizi MA, dan Kasubbag Informasi dan Humas, H. Mansyur, beserta Rombongan adakan Buka Puasa Bersama dengan Ka.kankemenag Kab. Kepulauan Meranti, Drs.H. Miskam Selamat MA, Pejabat Eselon IV, Pegawai dan guru PNS Kemenag Kab. Kepulaun Meranti pada Senen (29/07) bertempat di Kantor sementara Kemenag Kab.Meranti Jl. Merdeka No.84 Selat Panjang.
Pada buka bersama tersebut juga dihadiri oleh Sekda Kab.Kepulauan Meranti, Drs. H Iqrarruddin M.Si, dan beberapa orang pejabat Meranti lainnya. Sebelum berbuka, Ka.Kanwil memberikan pembinaan kepada seluruh pegawai kemenag yang hadir dengan memaparkan kondisi keberagamaan masyarakat Indonesia pada saat ini yang mengalami penurunan kualitas moral dan akhlak, hal ini ditandai dengan semakin meningkatnya tindakan-tindakan kriminalitas seperti beberapa hari yang lalu disiarkan oleh media bahwa ada anak yang tega memutilasi ibu kandungnya hanya karena permasalahan harta warisan, ini merupakan kejadian luar biasa yang membuat kita miris, belum lagi tawuran antar pelajar dan perang antar kampung yang hanya dipicu oleh tapal batas wilayah, dulu orang berperang melawan penjajah namun saat ini banyak orang berperang melawan saudaranya sendiri. Berdasarkan kejadian-kejadian tersebut diatas, maka kita sebagai aparatur Kementerian Agama terutama di Prov.Riau harus tanggap terhadap penomena-penomena sosial yang bakal terjadi di sekeliling kita, jaga selalu kerukunan antar umat beragama dan kerukunan sesama umat beragama, yang kita khawatirkan yang sering terjadi saat ini adalah sering bentroknya sesama umat beragama dikarenakan berbeda pendapat dn berbeda kajian seperti yyang terjadi di Sampang Madura, pada awalnya bentrok keluarga namun akhirnya menjadi bentrok antar sesama umat beragama, namun hal ini sangat kita harapkan tidak terjadi di wilayah Prov.Riau terutama di Kab.Meranti ini.
“Saya harapkan kepada Ka.Kankemenag Meranti agar sering turun ke daerah melihat secara langsung kondisi keberagamaan masyarakat Meranti, menurut data yang saya terima dari 100% masyarakat Riau yang usia sekolah (SD,SMP dan SMA-red) yang baru bisa mengaji dan membaca Al-Qurâ€an baru sekitar 70% dan 30% tidak bisa mengaji, menurut data tersebut Meranti termasuk kategori yang 30% tersebut, oleh sebab itu Kemenag dapat mendata jumlah tersebut dan diterapkan lagi Maghrib Mengaji untuk mengantisipasi hal tersebut, mari kita dukung program Kanwil tersebut dan lakukan koordinasi dan kerja sama dengan Pemkab Meranti dalam mensukseskan program tersebut agar pesatnya kemajuan pembangunan daerah oleh Pemda diiringi pula dengan kemajuan pembangunan agama dan keagamaan, agar negeri kita ini menjadi negeri yang aman, tenteram dan damai dalam menjalankan aktivitas sehari-hariâ€, ungkas Ka.Kanwil.(AZ)