0 menit baca 0 %

Ka Kanwil Buka PSBI Festival Rebana se Riau 2011

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, Selasa (8/2) membuka secara resmi Pentas Seni Budaya Islam (PSBI) Festival Rebana se Riau tahun 2011 di Halaman Kanwil Kemenag Riau Jalan Sudirman Pekanbaru.
Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, Selasa (8/2) membuka secara resmi Pentas Seni Budaya Islam (PSBI) Festival Rebana se Riau tahun 2011 di Halaman Kanwil Kemenag Riau Jalan Sudirman Pekanbaru. Acara tersebut diselenggarakan oleh Bidang Penamas Kanwil Kemenag Riau sebagai salah satu rangkaian kegiatan Pekan Maulid 1432 H/ 2011 M. Hadir dalam acara tersebut Kabid, Pembimas, Kasi dan karyawan di lingkungan Kemenag Riau, Ka Kankemenag Kabupaten/ Kota, pengurus DWP Riau dan Kabupaten/ Kota, Dewan Juri, dan 15 group rebana Peserta PSBI Rebana utusan Kabupaten/ Kota. Dalam sambutannya, Ka Kanwil Kemenag Riau mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1432 H Kanwil Kemenag Riau sengaja dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seperti melaksanakan PSBI dan safar Maulid ke Tiga Kabupaten dan Kota di Riau, Kampar, Siak dan Inhu. Namun inti dari perayaan Maulid yang sudah menjadi bagian dari sejarah tetap memiliki makna yang asama, yaitu menyebarkan syiar Islam. "Hari peringatan maulid Nabi telah menjadi libur Nasional, dimana setiap tanggal tersebut ummat Islam seluruh Indonesia mengenang kembali kelahiran sosok Nabi yang telah membawa kita pada alam yang kita rasakan saat ini, terang menerang dan penuh ilmu pengetahuan," jelasnya. Sejarah kelahiran Nabi Muhammad yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal tersebut dapat dimaknai dengan berbagai cara, diantaranya menggelar lomba keagamaan, tahlilan, carama agama, tablig akbar dan lain sebagainya. Sebagai upaya untuk mensyiarkan ajaran agama, khususnya pada generasi muda. Terkait dengan PSBI Festival Rebana yang digelar oleh Bidang Penamas merupakan salah satu upaya untuk menyebarkan syiar Islam pada masyarakat, khususnya pada generasi muda. Kegiatan serupa pernah dilaksanakan tahun lalu, dan direncanakan akan menjadi kegiatan rutin disetiap perayaan hari besar keagamaan di lingkungan Kanwil Kemenag Riau. "Rencananya kita akan gelar secara bergilir di Kan Kemenag Kabupaten dan Kota di Riau, namun sepertinya tahun ini belum dapat terealiasi sehingga festival rebana ini masih di fokuskan di Kanwil Kemenag Riau dengan peserta dari Kabupaten dan Kota se Riau. Namun kedepan, upaya untuk melaksanakan festival rebana secara bergilir akan kita upayakan, sehingga kemeriahan hari besar keagamaan dapat dirasakan semua daerah," ungkapnya optimis. Lebih lanjut Asyari Nur mengungkapkan, walaupun Fesrival Rebana Riau belum dapat dilaksanakan di Kabupaten/ Kota di Riau, ia meminta agar Ka Kankemenag tetap memaknai hari besar keagamaan ini dengan menggelar berbagai kegiatan, khususnya kegiatan yang langsung bisa mengena kepada masyarakat dan generasi muda. (msd)