Riau (Kemenag)– Ditandai dengan pemukulan gong dan pemotongan pita, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi secara resmi membuka Pameran Relik Buddha dan Para Siswa Utama, Jumat (7/11/2025). Kegiatan berlangsung di Jl. Dr. Lembaga Gg. Vihara No. 12, Pekanbaru ini dihadiri, Pembimas Budha, tokoh agama dan umat buddha se Provinsi Riau.
Dalam kegiatan memperkuat semangat toleransi, persatuan, dan cinta damai di tengah keberagaman masyarakat Riau., Ka. Kanwil menekankan pentingnya toleransi, saling menghormati, persatuan, dan kasih sayang sebagai rahmat bagi semua.
“Toleransi, saling menghormati, persatuan, dan kasih sayang adalah rahmat bagi semua umat manusia. Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Riau meningkat dari tahun sebelumnya dan kini berada pada peringkat dua nasional. Ini bukti bahwa kerukunan di Riau sangat tinggi dan perlu terus dijaga,” ujar Muliardi.
Muliardi juga menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki komitmen kuat untuk terus menumbuhkan moderasi beragama sebagai fondasi kehidupan berbangsa yang damai.
“Kemenag hadir untuk semua umat. Kita ingin setiap agama tumbuh dalam semangat saling menghargai, bukan saling meniadakan. Melalui kegiatan seperti ini, kita perkuat nilai universal ajaran agama: kebajikan, kasih sayang, dan kemanusiaan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Muliardi mengajak umat Buddha dan seluruh masyarakat Indonesia untuk mengamalkan ajaran universal Sang Buddha, menumbuhkan kebajikan, serta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat harmoni dan perdamaian dunia.
Menutup sambutannya, Ka. Kanwil menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada panitia serta umat Buddha di Riau atas terselenggaranya kegiatan yang penuh nilai spiritual dan toleransi tersebut.
“Terima kasih kepada panitia dan seluruh umat Buddha yang telah berpartisipasi. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus menjaga Riau sebagai provinsi yang rukun, damai, dan penuh cinta kasih,” tutupnya.