0 menit baca 0 %

Ka. Kanwil Kemenag Riau Hadiri Pembukaan Pendidikan Kader Ulama Riau

Ringkasan: Riau (Inmas) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA bersama Gubernur Riau yang diwakili oleh Karo Kesra Setda Prov Riau H. Zulkifli Syukur, S. Ag, MA, M. Si menghadiri  pembukaan Kegiatan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan I dan II Tahun 2020 yang di taja Maj...

Riau (Inmas) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA bersama Gubernur Riau yang diwakili oleh Karo Kesra Setda Prov Riau H. Zulkifli Syukur, S. Ag, MA, M. Si menghadiri  pembukaan Kegiatan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan I dan II Tahun 2020 yang di taja Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Jumat (25/9/20) bertempat di Grand Suka Hotel Pekanbaru.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 25 September hingga 22 November tersebut diikuti oleh 60 Orang peserta utusan Majelis Ulama Indonesia Kabupate/Kota Se – Riau yang dibagi kedalam dua angkatan, masing-masing 30 Orang. 

Dengan tetap menjalankan protocol kesehatan covid – 19, kegiatan yang bertujuan meningkatkan Pendidikan Kader Ulama di Provinsi Riau tersebut akan berlangsung selama 3 bulan.

Tampah hadir Ketua MUI Provinsi Riau Prof. Dr. Nazir Karim, MA, Koordinator Pelatihan Dr. H. Ilyas Husti, MA dan undangan lainnya. 

Dalam sambutannya Ka. Kanwil Kemenag Riau menyampaikan Ka. Kanwil Kemenag Riau menyambut baik diadakannya kegiatan pengkaderan ulama yang akan berjalan selama tiga bulan, dengan kegiatan ini diharapkan menghasilkan kader - kader ulama handal  dimasa yang akan datang, terlebih lagi karena peran ulama sangat penting bagi masyarakat dalam menyeru kepada semakin dekat dan semakin kuat menjalankan perintah agama.

Lebih lanjut Ka. Kanwil menyampaikan Kementerian agama dalam hal ini trlah menugaskan penyuluh agama Non PNS  untuk menyampaikan pesan - pesan agama di tengah tengah masyarakat bagaimana supaya masyarakat yang ada bisa lebih intens dalam mengamalkan  ajaran agama. 

"meskipun Kementerian Agama telah meletakkan Penyuluhnya disetiap Desa tapi keberadaan penyuluh agama Non PNS di Riau, namun belum bisa menjangkau seluruh daerah, mudah mudahan kedepan penyuluh dan ulama dapat bersinergi dalam berdakwah sehingga masyarakat dapat mendekatkan diri kepada agama". (ana/anto/khairul)