0 menit baca 0 %

Ka Kanwil: Pegawai Kemenag Harus Tahu Tupoksi

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Preovinsi Riau harus tahu tugas pokok dan fugsi (tupoksi) dan uraian tugas masing- masing. Karena dengan demikian, target kinerja dapat tercapai setiap saat. Selain itu pegawai dituntut untuk responsif, jujur...
Pekanbaru (Humas)- Pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Preovinsi Riau harus tahu tugas pokok dan fugsi (tupoksi) dan uraian tugas masing- masing. Karena dengan demikian, target kinerja dapat tercapai setiap saat. Selain itu pegawai dituntut untuk responsif, jujur dan tertib. Demikian diungkapkan Kepala Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, didampingi Kasubba TU Kanwil Kemenag Riau, Drs H Pandji Ade Kh F, Selasa (10/5) di Aula Kanwil Kemenag Riau saat memberikan pembinaan pegawai pada pejabat dan karyawan di lingkungan Kanwil Kemenag Riau. Menurut Asyari Nur, dengan adanya pembagian tugas dan uraian tugas masing- masing pegawai, maka kinerja yang ada dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan tugas masing- masing karyawan. "Apalagi dengan penambahan pegawai, maka kinerja yang biasanya menumpuk pada satu orang kini harus dibagi rata agar efektif," jelasnya. Ia menegaskan, seorang pegawai jangan pernah merasa hebat, karena belum tentu kehebatan tersebut bisa diadu dengan kreatifitas yang dimiliki orang lain. Begitu juga dengan keberadaan di kantor, jangan sampai seorang pegawai itu merasa sombong dengan kemampuan yang dimiliki, tapi bagaiaman seorang pegawai itu bisa berkompetitif menciptakan keinerja yang lebih baik. Terkait dengan pembinaan pegawai yang ditaja oleh Kanwil Kemenag Riau setiap bulannya, merupakan upaya untuk membentuk karakter dan kepribadian pegawai ke kondisi lebih baik dari hari sebelumnya. Karena tipe kepribadian berpengaruh terhadap pergaulan, penyampaian informasi, pandangan orang lain, pengambilan keputusan, pertanggung jawaban, karir, pandangan masa depan, kehidupan pribadi. "Sebagai mahluk sosial, setiap orang pasti merasakan hal itu apalagi PNS adalah orang yang dekat dengan masyarakat, dengan demikian kepribadian mereka harus di bentuk sedemikian rupa agar dapat berkomunikasi dengan masyarakat di dalam pelaksanaan tugasnya. Pembinaan juga di perlukan supaya tercipta sumber daya yang lebih baik," pungkasnya. (msd)