0 menit baca 0 %

Ka.Kanwil Prioritaskan Program Magrib Mengaji

Ringkasan: Pekanbaru (Humas). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau “Drs.H.Tarmizi Tohor, MA” menekankan pelaksanaan Magrib Mengaji bagi seluruh masyarakat Riau guna memberantas masyarakat Melayu yang notabenenya umat Islam dari Buta Aksara Al-Qur’an, hal ini selaras dengan v...
Pekanbaru (Humas). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau “Drs.H.Tarmizi Tohor, MA” menekankan pelaksanaan Magrib Mengaji bagi seluruh masyarakat Riau guna memberantas masyarakat Melayu yang notabenenya umat Islam dari Buta Aksara Al-Qur’an, hal ini selaras dengan visi Riau 2020 untuk mewujudkan Provinsi Riau sebagai pusat Budaya Melayu di Asia Tenggara yang bersandarkan pada ajaran Islam, dan juga menunjang dan mensukseskan Perda Prov.Riau Nomor 35 Tahun 2012 tentang Magrib Mengaji yang peraturannya digagas oleh Kementerian Agama Prov.Riau, hal ini disampaikan oleh Ka.Kanwil dihadapan 314 orang Penyuluh Agama Non PNS Kanwil Kemenag Riau pada acara Rapat Tekhnis dan Pembinaan Penyuluh Agama Non PNS Kementerian Agama Prov.Riau, Selasa(16/04) yang bertempat di Masjid Agung “An-Nur” pekanbaru dengan tema “Kita Optimalkan Peran Penyuluh Agama Islam Sebagai Pelopor Gerakan Magrib Mengaji”. Pada kesempatan tersebut, Ka.Kanwil juga menyampaikan peran dan tugas para Penyuluh Agama Non PNS yang sudah diangkat melalui SK Ka.Kanwil Kemenag Riau Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Penetapan Penyuluh Agama Non PNS di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, diharapkan kepada seluruh penyuluh yang sudah masuk dalam SK berarti saudara telah sepakat membantu Kanwil Kemenag Riau menjalankan pembangunan di bidang agama melalui penyuluhan agama, tugas bapak/ibu sangat mulia, yaitu bagaimana masyarakat yang tidak tahu dengan agama sehingga mereka mengetahui ajara-ajaran agama melalui penyuluhan yang bapak lakukan, kalau dibandingkan kerja bapak/ibu dengan honor yang diterima sangat tidak sebanding, tapi kami di Kanwil akan senantiasa memperjuangkan kesejahteraan bapak/ibu, karena keterbatasan anggaran dari pemerintah yang baru mampu memberikan honor bagi bapak/ibu 300 ribu perbulan, pada tahun ini Alhamdulillah honor bapak/ibu sudah naik dibandingkan tahun sebelumnya hanya 150 ribu rupiah, namun kami yakin bapak/ibu bisa memaklumi hal tersebut. Disamping itu kami sangat mengharapkan kepada bapak/ibu untuk menjalankan tugas penyuluhan dengan serius, karena pada saat ini masih banyak masyarakat kita yang haus dan butuh pengetahuan agama, bapak/ibulah yang akan menjadi suluh bagi mereka disamping penyuluh PNS lainnya, tapi jangan malah sebaliknya malah bapak/ibu pula yang disuluh oleh masyarakat, kami harapkan keberadaan bapak/ibu ditengah-tengan masyarakat betul-betul menjadi pencerah, bapak/ibu harus jadi pelopor mensukseskan program Magrib Mengaji, mudah-mudahan dengan bantuan dan keikut sertaan bapak/ibu menjadi Penyuluh Agama Non PNS dilingkungan Kanwil Kemenag Riau bisa menjadi nilai tambah bagi Kanwil Kemenag Riau dalam menjalankan pembangunan di bidang agama di Provinsi Riau, sekali lagi kami ucapkan selamat kepada bapak/ibu yang telah terpilih bergabung dengan Kanwil, pungkas Ka.Kanwil. (AZ)