0 menit baca 0 %

Ka. KUA Kec. Batang Gansal Kunjungi Suku Talang Mamak

Ringkasan: Rengat (Humas) – Beberapa waktu yang lalu, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Batang Gansal (Ka.KUA Kec. Batang Gansal), Saerozi, S.Ag menghadiri undangan dari pengurus Mesjid Al Muhajirin untuk memberikan tausiah dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj yang di taja oleh pengurus...
Rengat (Humas) – Beberapa waktu yang lalu, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Batang Gansal (Ka.KUA Kec. Batang Gansal), Saerozi, S.Ag menghadiri undangan dari pengurus Mesjid Al Muhajirin untuk memberikan tausiah dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj yang di taja oleh pengurus Mesjid tersebut. Mesjid yang terletak di Kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT), tepatnya di Dusun Sadan, Desa Rantau Lansat, Kecamatan Batang Gansal dan sebagian besar penduduk pada dusun tersebut adalah orang talang mamak. Talang mamak adalah suku tua di Indragiri Hulu yang kehidupannya bergantung dengan alam dan masih banyak penganut animisme. “Perlu waktu yang cukup panjang untuk sampai ke dusun tersebut, setidaknya lebih kurang 4 (empat) jam perjalanan dengan menggunakan sampan motor (pompong) dari ibukota Kecamatan Batang Gansal”, ujar Saerozi, S.Ag saat menceritakan pengalaman pertamanya sampai ke dusun tersebut di hadapan para jemaah Mesjid Al Muhajirin. Hadir pada kesempatan tersebut Kades Rantau Lansat, Kadus Sadan, Tokoh Agama dan Pemuka Masyarakat Dusun Sadan serta jemaah Mesjid Al Muhajirin. Saerozi, S.Ag dalam tausiahnya menjelaskan tentang Ketauhidan, bahwa Allah adalah dzat yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Allah adalah pencipta alam semesta, kita sebagai manusia makhluk ciptaan-Nya tidak boleh merusak alam dan kita sebagai manusia adalah makhluk yang menyembah hanya kepada Allah SWT. “Wama Kholaqtul Jinna Wal Insa Illa Liya'budun” (dan tidak Aku (Allah) ciptakan Jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaku),tandasnya. (Ar)