0 menit baca 0 %

Ka.KUA Kec. KUA Kuantan Tengah Bersama Penyuluh Kec. Kuantan Tengah, staf Serta Penghulu Takziah Kerumah Karnaini

Ringkasan: Kuansing ( inmas ) Ka.KUA Kec. KUA Kuantan Tengah H. Riko Pilihantoni, SE.I,ME bersama-sama dengan Penyuluh Kec. Kuantan Tengah, baik Yang Fungsional maupun yang Non PNS juga staf serta Penghulu KUA Kec. Kuantan Tengah, pergi takziah ke rumah salah seorang Penyuluh Non PNS yaitu KARNAINI, yang mana...

Kuansing ( inmas ) Ka.KUA Kec. KUA Kuantan Tengah H. Riko Pilihantoni, SE.I,ME bersama-sama dengan Penyuluh Kec. Kuantan Tengah, baik Yang Fungsional maupun yang Non PNS juga staf serta Penghulu KUA Kec. Kuantan Tengah, pergi takziah ke rumah salah seorang Penyuluh Non PNS yaitu KARNAINI, yang mana orang tua beliau yakni ibunda bernama SUNARIA berpulang ke Rahmatullah hari Selasa, 11 Januari 2022, di rumah duka Desa Pulau Banjar Kari dalam usia 87 tahun.

Pada kesempatan itu Ka. KUA Kec. Kuantan Tengah, menyampaikan tausyiah, yang mana kesimpulan nya, bahwa maut, rezeki dan jodoh itu tidak bisa kita mengetahui, yang mengetahui hanya Allah SWT. 

Dalam hal kematian, kadang orang sehat pun nampak oleh kita, mati, orang sakitpun apalagi, mati. Anak kecil mati, anak-anak, remaja mati, orang dewasa, tua semuanya akan merasakan mati. Tinggal menunggu janji dengan Allah, kapan waktunya.

Orang mati ingin cepat-cepat, ia dibawa ke tempat peristirahatan nya yang Terakhir. Namun setelah mau dimasukkan ke dalam kubur, dia baru bertanya-tanya, mau dibawa kemana aku ??, mau dibawa kemana aku ??? Dan dia menangis sejadi-jadinya. Seandainya Manusia Yang hidup mendengar tangisan mayat tersebut, semua orang akan pingsan. Begitulah yang disebutkan kan dalam Hadits Riwayat Bukhari. Dari Abu Said Al Khudri, dalam buku Riyadussholihin hal. 444. Jadi kalau sudah pingsan semua, siapa lagi yang akan mengubur kan simayat.

Diakhir tausyiah nya H. Riko Pilihantoni menyampaikan semoga ibunda SUNARIA diterima di sisi Allah SWT, dan menjadi kan liang kuburnya menjadi taman-taman Syurga. Dan semoga keluarga yang ditinggal kan diberikan kesabaran dan ketabahan. Sebagai anak yang Sholeh dan Sholehah akan selalu mendoakan orang tuannya, apalagi orang tuanya yang sudah meninggal. 

Diakhir acara dibacakan doa yang dipimpin oleh ustadz Lasmiadi, S.Pd I M.Pd. ( Pri )