Siak (Inmas) - Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) bukanlah sebatas ajang untuk unjuk kemampuan saja, akan tetapi maksud dilaksanakan STQ ataupun helat MTQ adalah bagaimana mengembangkan pemahaman dan pengamalan isi kandungan Alqur’an, disamping itu juga untuk memilih peserta terbaik di masing-masing kampung maupun wilayah. Kampung Mandiangin yang berada dalam wilayah Kecamatan Minas pada beberapa waktu yang lalu tepatnya pada Sabtu 20 Februari 2021 telah dengan sukses melaksanakan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XII Tingkat Kampung Mandiangin.Â
Hadir dalam pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kampung Mandiangin Penghulu Kampung Mandiangin, Ketua Bapekam Mandiangin, Ketua LPTQ Kecamatan Minas Ustadz Darwin Robbany, S. PdI Alhafiz, Dewan Hakim LPTQ Kecamatan Minas yang terdiri Ustadz Suhardi Chaniago, Ustadz M Nazar dan Ustadz Sapardi, tak ketinggalan para kafilah masing-masing utusan Masjid yang tersebar di Kampung Mandiangin.
Ketua Bapekam Kampung Mandiangin dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan sesungguhnya dari pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ini adalah untuk mensyi’arkan pemahaman Agama Islam ditengah-tengah masyarakat, sehingga masyarakat tergugah untuk terus belajar dan mempelajari Alqur’an sebagai bekal kehidupan duniawi maupun kehidupan ukhrawi yang kekal dan abadi.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Minas Alwis, S. SosI, MA dalam arahannya saat membuka dengan resmi pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kampung Mandiangin ke 12 mengungkapkan bahwa para orangtua mestinya mengarahkan anak-anak kita untuk selalu dan konsisten mempelajari Alqur’an sebagai pedoman dalam kehidupan ini.
“Kita bisa bayangkan, andaikan generasi muda kita ini tak berkemampuan membaca dan memahami kandungan Alqur’an tentunya pemahaman kegamaan mereka juga akan dangkal dan lemah, maka dengan ajang Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kampung Mandiangin ke 12 ini kita pacu terus semangat untuk mempelajari dan memahami Alqur’an dengan baik dan benar,” ungkapnya.
Diakhir sambutannya, Alwis mengungkapkan dan menjelaskan sebuah hadits Nabi yang sangat populer bahwa orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang membaca Alqur’an dan mengajarkannya. “Oleh karenanya mari kita baca Alqur’an dan kita ajarkan kepada orang lain InsyaAllah barokah”, ujar Alwis mengakhiri. (Aws/Hd)