0 menit baca 0 %

Ka. KUA Kuantan Tengah Ikuti Rapat Evaluasi dan Pelaporan Bina Keluarga Sakinah

Ringkasan: Kuansing ( Inmas ) Sabtu   19 September 2020 Ka. KUA Kuantan Tengah H. Riko Pilihantoni, SE.I., ME, bersama Kasi Bimas Islam H. Bahrul Aswandi dan Penyuluh Agama Islam Ali Muhammmad Afan Ikuti Evaluasi kegiatan Pembinaan Keluarga Sakinah di Hotel Dafam Pekanbaru 18-20 September 2020Kegiatan ini sa...

Kuansing ( Inmas ) Sabtu   19 September 2020 Ka. KUA Kuantan Tengah H. Riko Pilihantoni, SE.I., ME, bersama Kasi Bimas Islam H. Bahrul Aswandi dan Penyuluh Agama Islam Ali Muhammmad Afan Ikuti Evaluasi kegiatan Pembinaan Keluarga Sakinah di Hotel Dafam Pekanbaru 18-20 September 2020


Kegiatan ini sangat penting untuk mengevaluasi dan mengukur kegiatan pembinaan keluarga sakinah di tingkat Kecamatan Kabupaten dan Provinsi. Ketahanan suatu nasional akan ditopang oleh ketahanan keluarga, sebaliknya rapuhnya pindasi keluarga akan menyebankan rapuhnya ketahanan nasional.


Kasubdit Bina Kua Bapak H. Adib Mahrus, S.Ag,MA menegaskan Bahwa "kedepan kegiatan BINWIN harus diselenggarakan oleh KUA, bukan oleh Kemenag" karena  KUA Kecamatan bersentuhan langsung dengan kegiatan Nikah Rujuk.


Pada tahun 2019 angka perceraian mencapai 468.000 pasang meningkat 300?ri tahun 2009, angka ini cukup signifikan. Maka pemerintah melalui UU. No 16 tahun 2019 membatasi usia nikah menjadi 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan, yang sebelumnya umur 16 bagi Perempuan, ini upaya menekan angka perceraian, karena nikah muda belum cukup matang secara pisikologis, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lain-lain. Disamping itu Calon Pengantin harus diberikan pembekalan dalam BINWIN agar mereka pemiliki pengetahuan untuk membina keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.


Direktur Bina Kua dan Keluarga Sakinah Bapak Dr. H. Muharram Marzuki pada paparan materinya juga menyampaikan tentang penguatan fungsi KUA Kecamatan. KUA Kecamatan harus memberikan Layanan Prima. Layanan yang Tepat Waktu, Tepat Sasaran, Tepat Ukuran, dan Tepat Jumlah.


Pada kegiatan ini materi juga diberikan oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Riau Bapak H. Erizon Efendi, S.Ag., MPd menyampaikan Model Kehidupan Keluarga yang Islami, yang dimulai dari penaman nilai akidah, ibadah, dan ahlak untuk membentuk keperibadian seorang anak, sehingga terbentuk sikap mental dan seimbang antara pikiran dan perasaan. ( R/N )