0 menit baca 0 %

Ka. KUA Minas Pandu Do’a Pada Apel Gabungan Pengamanan Pemungutan dan Perhitungan Suara TPS Pemilu 2024

Ringkasan: Siak (Inmas) Senin (12/02/2024). Bertempat di Halaman Kantor Camat Kecamatan Minas, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Minas Alwis, S.Sos.I,. MA pandu doa pada Apel gabungan Pengamanan Pemungutan dan Perhitungan Suara TPS Pemilu 2024. Apel yang dilaksanakan ini bertujuan untuk kelancaran dan sukse...

Siak (Inmas) – Senin (12/02/2024). Bertempat di Halaman Kantor Camat Kecamatan Minas, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Minas Alwis, S.Sos.I,. MA pandu doa pada Apel gabungan Pengamanan Pemungutan dan Perhitungan Suara TPS Pemilu 2024. Apel yang dilaksanakan ini bertujuan untuk kelancaran dan suksesnya Pemilihan Umum yang akan diselenggarakan serentak pada 14 Februari 2024 mendatang.

Apel gabungan ini dihadiri oleh Camat Minas Nurfa Oktolita, SE, Kapolsek minas Kompol Wan Mantazakka, SH. MH, Danramil Minas di wakili oleh Serma. TNI. M Nasir, Sekcam Minas Rudi Hartono, S. IP, Ketua PPK Kecamatan Minas Jon Liber, SH, Ketua Panwaslu Kecamatan Minas Taufik, S. ThI, MH, Lurah dan Penghulu se Kecamatan Minas, Personil PAM TPS, Personil Polsek Minas dan Koramil Minas, Linmas, Staf PPK dan Panwaslu Kecamatan Minas.

Dalam untaian do'anya Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Minas mengawali dengan berserah diri kepada Allah Azzawajalla dan berharap kiranya Allah SWT mendengarkan dan mengabulkan do’a serta pinta yang dihajatkan,  pemberangkatan logistik pemilu dari PPK ke PPS berjalan lancar, begitu pula dengan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara berjalan dengan baik, mulai dari tingkat KPPS, PPS, PPK sampai KPUD kabupaten Siak.

Lebih lanjut Alwis juga melantunkan bait-bait do’a dengan penuh penghambaan. “bahwa kami manusia hamba-hamba Allah yang lemah, tak mampu berbuat lebih dari yang disanggupi, banyak tak sanggup berbakti seimbang, jika dibandingkan dengan limpahan rahmat dan nikmat Allah yang tidak berujung dan tidak pula bertepi, dikarenakan dengan kelemahan maupun dosa-dosa yang meliputi diri, untuk itu kami bermunajat kiranya Allah SWT tidak memberikan pemimpin yang berjiwa kekanak-kanakan, pemimpin yang haus dengan jabatan dan sarat dengan kepentingan pribadi maupun golongan, pemimpin yang terbiasa mengumbar janji-janji palsu, bahkan tidak pula bertanggungjawab atas apa yang disampaikan dan dilakukan” ungkapnya lirih (AWS/Fz)