0 menit baca 0 %

Ka. KUA Payung Sekaki Hadiri Undangan Kelurahan Tampan

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag), Sehubungan dengan terpilihnya Kelurahan Tampan menjadi Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) dalam penilaian oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Pekanbaru. Maka hari ini Lurah Tampan mengundang stakeholder te...

Pekanbaru (Kemenag), Sehubungan dengan terpilihnya Kelurahan Tampan menjadi Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) dalam penilaian oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Pekanbaru. Maka hari ini Lurah Tampan mengundang stakeholder terkait, termasuk Ka. KUA Kecamatan Payung Sekaki. Senin (05/05/2025).

Pantauan tim inmas, Acara yang berlangsung di Aula Kantor Lurah Tampan selain Ka. KUA yang diwakili oleh Penghulu Muda Muhammad Idris juga dihadiri oleh Kapus Payung Sekaki Uvirda, Forum RT/RW Kelurahan Tampan, perwakilan BKKBN Suci dari Kecamatan Payung Sekaki, Ketua UED SP Lestari  Kelurahan Tampan Cahyo Widiyanto ,  serta Tim dari DP3APM Kota Pekanbaru.

Lurah Tampan Hermayeni menyambut baik atas kehadiran para undangan dan tim dari Pemberdayaan Perempuan Kota Pekanbaru.

Dalam arahannya tim DP3APM Kota Pekanbaru yang diwakili oleh Sari selaku Kasi Anak, memaparkan tentang program Kota Layak Anak. Dimana menurutnya salah satu upaya menjadikan Kota Layak Anak  harus ada dukungan.

“ Dalam rangka mewujudkan Kota Layak Anak, kita harus membuat dukungan, salah satu bentuk dukungan tersebut adalah menjadikan Lurah Tampan sebagai Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak.” Ungkap Sari.

Apa saja indikator sebagai Kelurahan Ramah Perempuan itu ? Sari memaparkan lebih lanjut. Antara lain terdapatnya organisasi perempuan/ forum anak, Adanya Data Pilah (laki-laki dan perempuan), Keterwakilan 30 % perempuan dalam ormas, tidak ditemuannya data pernikahan dini. Ujar Sari.

Terkait dengan hal ini Lurah Tampan sempat mempertanyakan bukti fisik yang perlu disiapkan kepada tim. “ Cukup dengan memberikan data-data pendukung yang dibuat dalam bentuk profil. Seperti halnya profil Kelurahan.” Jawab tim Pemberdayaan Perempuan. Acara di tutup dengan photo bersama. (idris)