0 menit baca 0 %

Ka. KUA Rumbai Jalin Kerjasama dengan Puskesmas Muara Fajar Berikan Penyuluhan kepada Catin

Ringkasan: Pada Selasa 05/08/2025 KUA Rumbai gelar kegiatan penyuluhan kesehatan kepada catin, yang dilaksanakan di ruangan akad nikah KUA Rumbai dengan dihadiri Kepala KUA Rumbai, Penghulu, Penyuluh Agama Islam dan staff KUA, pihak Puskesmas Muara Fajar serta catin sebanyak 20 pasang.Dalam sambutannya Kepala...

Pada Selasa 05/08/2025 KUA Rumbai gelar kegiatan penyuluhan kesehatan kepada catin, yang dilaksanakan di ruangan akad nikah KUA Rumbai dengan dihadiri Kepala KUA Rumbai, Penghulu, Penyuluh Agama Islam dan staff KUA, pihak Puskesmas Muara Fajar serta catin sebanyak 20 pasang.

Dalam sambutannya Kepala KUA Rumbai Hasbirullah mengucapkan syukur dan kekagumannya kepada pihak Puskesmas Muara Fajar yang telah bersedia melakukan penyuluhan kesehatan kepada catin. Tes kesehatan pra nikah atau tes pranikah, adalah pemeriksaan kesehatan bagi pasangan yang akan menikah untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing sebelum memasuki pernikahan. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi potensi masalah kesehatan, penyakit menular, atau kelainan genetik yang mungkin mempengaruhi kehamilan dan kesehatan keluarga di masa depan.

Sementara itu, dr. Ira menyampaikan bahwa pada tahap pra-nikah perlu memahami pentingnya kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan. Manfaat tes kesehatan pra-nikah berupa;

1. Mencegah penularan penyakit: Tes pranikah dapat mendeteksi penyakit menular dan mencegah penularannya kepada pasangan atau keturunan. 

2. Mendeteksi penyakit keturunan: Tes genetik dapat mengidentifikasi penyakit keturunan yang mungkin diturunkan kepada anak. 

3. Merencanakan kehamilan yang sehat:

Dengan mengetahui kondisi kesehatan, pasangan dapat merencanakan kehamilan dengan lebih baik dan mengurangi risiko komplikasi. 

4. Meningkatkan kesadaran kesehatan:

Tes pranikah dapat meningkatkan kesadaran pasangan tentang pentingnya menjaga kesehatan sebelum dan selama pernikahan. 

5. Meningkatkan komunikasi dan pemahaman: Pasangan dapat saling memahami kondisi kesehatan masing-masing dan berkomunikasi lebih baik tentang masalah kesehatan yang mungkin muncul. 

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes pranikah? Disarankan untuk melakukan tes pranikah sekitar 3 bulan sebelum pernikahan, menurut Ayo Sehat. Hal ini memberikan waktu yang cukup untuk melakukan pemeriksaan, mendapatkan hasil, dan berkonsultasi dengan dokter jika diperlukan. Demikian juga perlu menjaga kesehatan pasca persalinan dan kesehatan bayi. Ujarnya 

Kerjasama Penyuluhan Kesehatan Pra-Nikah bagi catin oleh Puskesmas Rumbai Bukit dan KUA Rumbai menjadi langkah awal membangun kerjasama lintas sektoral sebagai bentuk tanggung jawab kita terhadap keutuhan rumah tangga bagi masyarakat dan edukasi kepada catin pentingnya memahami kesehatan pada awal pernikahan serta pasca persalinan.***KUArumbai