0 menit baca 0 %

Kaban: Balai Diklat Keagamaan Pekanbaru Riau Ditargetkan Beroperasi Tahun 2022

Ringkasan: Riau (Inmas)- Dalam rangka tindak lanjut pendirian Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru Provinsi Riau, Tim Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI melakukan Koordinasi sekaligus meninjau lokasi Loka Diklat (Asrama Haji) Jalan Paus Lembah Damai Rumbai Pekanbaru, Selasa (21/09/2021).Berdasarkan hasil tinjauan...

Riau (Inmas)- Dalam rangka tindak lanjut pendirian Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru Provinsi Riau, Tim Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI melakukan Koordinasi sekaligus meninjau lokasi Loka Diklat (Asrama Haji) Jalan Paus Lembah Damai Rumbai Pekanbaru, Selasa (21/09/2021).

Berdasarkan hasil tinjauan lapangan Tim Badan Litbang yang diketuai oleh Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI Prof. Dr. H. Achmad Gunaryo, M. Soc. Sc, masih perlu pembenahan khususnya dalam rehabilitasi beberapa bangunan yang sudah banyak rusak. Namun dia optimis, hal tersebut dapat terealisasi hingga tahun 2022.

“Kami dari Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI sengaja turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan lokasi Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru Riau. Dan dari hasil tinjauan kami, masih perlu banyak pembenahan terhadap resources yang banyak rusak. Untuk itu, kami akan melakukan pendataan kembali apa- apa saja yang dibutuhkan dan yang harus dilakukan dalam rangka percepatan realisasi Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru ini,” jelas Achmad Gunaryo.

Ditambahkan Kepala Balai Diklat Keagamaan Padang Drs H Khoirul Amani MA, potensi lokasi Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru cukup strategis dengan kapasitas bangunan yang bisa menampung dua hingga tiga angkatan.

“Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru kapasitasnya akan mampu menampung dua sampai tiga angkatan kegiatan. Dan untuk mewujudkan ini tentu tergantung kecepatan Kakanwil Kemenag Riau untuk melakukan pembenahan terhadap sumber daya yang sudah banyak yang rusak,” ungkap Khoirul Amani.

Terwujudnya Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru yang telah melewati perjuangan panjang selama sekitar 20 tahun, tinggal menunggu waktu realisasi. Untuk itu, Kemenag Riau akan menggesa pemenuhan kebutuhan fasilitas yang masih kurang.

“Alhamdulillah tadi sudah dilakukan peninjauan dan telah didapatkan gambaran tentang apa- apa saja yang kurang dan harus dipenuhi. Ini akan segera kita tindaklanjuti sehingga Loka Diklat segera bisa dipergunakan untuk diklat. Apalagi, berdasarkan data yang ada, ada sekitar 32 ribu lebih ASN dan non ASN Riau dan Kepulauan Riau yang akan menjalankan diklat dalam rangka efesiensi upaya peningkatan kualitas SDM ASN,” jelas Mahyudin.

Selain Kaban dan Kakanwil Kemenag Riau, Tim Koordinasi Pendirian Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru yang juga turut meninjau lokasi adalah Sekretaris Dr H Muharam Marzuki MA Ph D, Kepala Bagian Umum dan Perpustakaan Hj Puji Kusbandari S Pd MM, Analis Kepegawaian Ahli Madya Dr Asro’I M Pd, Analis Kepegawaian Ahli Muda H Fachrudin S Kom, Pranata Humas Ahli Muda Sri Hendriani S Si MM, Sub Koordinator BMN dan Perlengkapan Hastuti Sari Budiningsih SE, dan Arsiparis Ahli Muda Firmani Indah Yanti.

Turut mendampingi Kepala Balai Diklat Keagamaan Padang Drs H Khoirul Amani MA, Kepala Seksi Teknis Pendidikan dan Keagamaan BDK Padang Aprianto S Ag, MA, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau Drs H Asmuni MA, Kepala Bidang, dan Kasubbag. (mus/ana/eka/anto/faj)