0 menit baca 0 %

Kabid Haji: Daftar Tunggu Haji Riau Capai 44.529, Daftar Sekarang Berangkat 2021

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji, Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs. H. M. Aziz, MM, MA menyatakan bahwa daftar tunggu haji sampai bulan Maret 2012 sudah mencapai angka 44.529 sehingga yang mendaftar sekarang diperkirakan baru bisa berangkat tahu...
Pekanbaru (Humas)- Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji, Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs. H. M. Aziz, MM, MA menyatakan bahwa daftar tunggu haji sampai bulan Maret 2012 sudah mencapai angka 44.529 sehingga yang mendaftar sekarang diperkirakan baru bisa berangkat tahun 2021. Demikian keterangan disampaikannya di hadapan karyawan/karyawati peserta upacara Mingguan, Senin (19/3). “Sesuai data terakhir siskohat, sampai dengan saat ini data terakhir haji Provinsi Riau sudah mencapai nomor porsi 44.529. Itu artinya mereka yang mendaftar sekarang (2012) diperkirakan baru akan berangkat sekitar tahun 2021. Ini berdasarkan data porsi haji Riau tahun ini yang berjumlah 5010 orang dan tambahan petugas 33 orang, sehingga jumlahnya 5044. Kalau porsi haji sebanyak 44.529 itu dibagi dengan kuota 5044, maka hasilnya adalah 8,8 tahun. Artinya nomor porsi terakhir dan seterusnya baru bisa berangkat sekitar delapan sampai dengan sembilan tahun ke depan, yaitu 2021”, jelasnya. Meskipun demikian lanjut Aziz, Kementerian Agama RI mengambil kebijakan terhadap jemaah calon haji yang berusia lanjut agar dapat didahulukan menunaikan ibadah Haji. “Menteri Agama sebagai pihak yang bertanggungjawab dalam penyelenggaraan haji di Indonesia mengambil kebijakan untuk memberikan prioritas mereka yang berusia lanjut seperti usia 80 – 100 tahun. Di Riau saja tahun lalu (2011), JCH yang berusia lanjut jumlahnya mencapai 270 orang. Pada tahun 2012 ini sudah mencapai 280 orang. Mereka inilah yang kita prioritaskan untuk berangkat tahun ini,” tambahnya. Oleh karena itu, menurut Kabid Haji ini hendaknya JCH agar bisa bersabar menunggu porsinya sampai untuk diberangkatkan. “Ada jemaah yang ingin segera diberangkatakan tahun ini (2012), padahal porsinya berangkat tahun 2013. Jadi waktu menunggunya cukup singkat, padahal ada jemaah lain karena alasan usia lanjut yang perlu segera diberangkatkan”. Pada bagian lain Aziz mengingatkan karyawan Kanwil Kemenag Prov. Riau sebagai penanggung jawab pengelolaan haji agar terus menjaga amanat tersebut dan bersungguh-sungguh menjalankan tugas. “Inilah yang harus kita camkan, bahwa mengurus haji itu tidak mudah. Uang jamaah haji merupakan amanah dan harus berhati-hati menjaganya. Jangan sampai kita mendapat cercaan dan sumpah serapah orang”. Oleh karena itu, menurut Aziz kejadian pembatalan Haji plus yang terjadi di tahun 2011 jangan sampai terulang. “Sekarang pendaftaran haji plus langsung dikoordinir Bidang Haji dan penyelenggara Haji plus izinnya dikelurkan di sini (bidang haji). Ini dilakukan agar jemaah tidak tertipu seperti yang pernah terjadi. Tahun lalu ada ratusan orang yang batal berangkat program haji plus ini, bahakan ada yang tidak mendapat nomor porsi melalui agen travel tak bertanggungjawab tersebut” ungkapnya. (as)