0 menit baca 0 %

Kabid Papkis Hadiri Kick Off Meeting Persiapan Pelaksanaan Penyediaan Sarpras Sanitasi Lembaga Pendidikan Keagamaan

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Dr. H. Edwar S Umar mewakili Kepala Kanwil Kemenag Riau hadir dalam acara Kick Off Meeting Persiapan Pelaksanaan Penyediaan Sarana dan Prasarana Sanitasi di Lembaga Pendidikan Keagamaan Tahun 2022 yang ditaja oleh Kementerian Peker...

Pekanbaru (Inmas) Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Dr. H. Edwar S Umar mewakili Kepala Kanwil Kemenag Riau hadir dalam acara Kick Off Meeting Persiapan Pelaksanaan Penyediaan Sarana dan Prasarana Sanitasi di Lembaga Pendidikan Keagamaan Tahun 2022 yang ditaja oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Riau berlangsung di Hotel Premier Pekanbaru (14/12).

Kegiatan yang berlangsung di Premier Hotel Pekanbaru menghadirkan nara sumber dari Pusat yakni Syahrul Aidi dari Komisi V DPR RI, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Riau  bseserta jajaran sementara yang menjadi peserta diantaranya Kepala Kankemenag Kab/Kota se Provinsi Riau serta unsur terkait.

Dalam kesempatan Edwar S Umar menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang berlangsung saat ini sebab program ini untuk melaksanakan koordinasi dan sosialisasi terkait persiapan pelaksanaan Kegiatan Pembangunan sarana dan prasarana sanitasi di Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) bersama dengan para stakeholder sebagai bentuk implementasi program kerjasama antara Kementerian Agama dan Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat. Adapun output yang dirasakan nantinya diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar mengajar yang aman, nyaman, bersih dan sehat.

Sebagai gambaran untuk provinsi Riau hari ini telah rampung pengerjaan fasilitas umum  untuk keperluan  mandi, tempat cuci, kakus sebanyak 92 MCK pesantren di kabupaten/kota dari 275 yang direncanakan selesai pembangunannya sampai tahun 2024. untuk dapat kami informasikan bahwa saat ini jumlah pesantren di provinsi Riau sebanyak 382 pesantren. Kami berharap, kiranya setelah selesai 275 MCK pesantren yang direncanakan dibangun sampai tahun 2024, untuk dapat ditambah sehingga semua pesantren di provinsi Riau mendapatkan bantuan MCK ini.

Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memiliki multi fungsi. Satu sisi, pesantren merupakan lembaga pendidikan yang bertujuan melahirkan generasi muslim yang memiliki kopetensi keilmuan yang mumpuni (tafaqquh fid din), dan kompetensi kepribadian yang mulia (akhlaqul karimah). Namun di sisi lain, pesantren juga memerankan fungsi sebagai lembaga dakwah penyiaran agama Islam dan lembaga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, membantu pesantren meruapakan suatu kemestian bagi pemerintah. Karena dengan adanya bantuan tersebut, tentu pemerintah telah memfasilitasi upya pesantren dalam melahirkan masyarakat yang bermoral, berintegritas, berakhlak mulia dan memiliki kekuatan ekonomi yang berdaya saing. (nik)