Riau (Kemenag) - Masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam memilih travel haji dan umrah. Setiap travel yang memberangkatkan jemaah, baik jemaah haji khusus maupun jemaah umrah, wajib memiliki izin resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pesan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Riau, H. Defizon, S.Kom., M.Si., saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan manasik Umrah Silver Silk Tour and Travel yang diikuti sekitar 400 orang jemaah, bertempat di The Zuri Hotel Pekanbaru, Sabtu (12/7/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Kabid PHU mengungkapkan adanya tren positif peningkatan jumlah jemaah umrah asal Provinsi Riau dari tahun ke tahun.
“Alhamdulillah, jumlah jemaah umrah Riau terus meningkat. Tahun 2023 tercatat 43.144 orang, di tahun 2024 sebanyak 51.999 orang, dan hingga bulan Juni 2025 ini sudah mencapai 23.776 orang,” ungkap Defizon.
Defizon juga menegaskan, Travel Silver Silk merupakan salah satu penyelenggara perjalanan ibadah haji khusus dan umrah yang telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Agama RI dan berkantor pusat di Provinsi Riau.
Dalam sambutannya, Defizon mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dan teliti dalam memilih travel haji dan umrah. Ia menyarankan agar calon jemaah memastikan travel yang dipilih memiliki izin resmi dari Kemenag RI. Selain itu, akan lebih baik jika travel tersebut memiliki kantor pusat di Provinsi Riau.
“Kalau travelnya terdaftar dan berkantor di Riau, kami di Kanwil Kemenag Riau khususnya di Bidang PHU dapat langsung memantau dan melakukan langkah penyelesaian bila terjadi masalah yang berkaitan dengan pemberangkatan jemaah,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Defizon berharap manasik ini dapat memberikan bekal dan pemahaman yang cukup kepada para jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kemudahan, kesehatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci nanti,” tutupnya.
Acara manasik berjalan lancar dengan suasana khidmat, diikuti antusias para jemaah yang tak sabar menantikan keberangkatan mereka menuju Baitullah. (*)
