Tembilahan (Kemenag) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menerima kunjungan Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil) Provinsi Riau, H. Muhammad Fakhri, pada Rabu (30/4/2025). Kedatangan Kabid Urais ini bertujuan untuk melakukan monitoring terkait peningkatan mutu sarana dan prasarana informasi layanan di Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Indragiri Hilir.
Kedatangan H. Muhammad Fakhri disambut langsung oleh Kepala
Kantor Kemenag Inhil, H. Harun. Turut mendampingi dalam penyambutan tersebut
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) beserta staf Kemenag
Inhil. Acara pertemuan monitoring dan ramah tamah ini juga dihadiri oleh
seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Indragiri Hilir dan para Penyuluh Agama Islam
Fungsional.
Dalam pertemuan tersebut, H. Muhammad Fakhri memberikan
arahan dan masukan terkait upaya peningkatan kualitas pelayanan di KUA. Beliau
menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam memberikan layanan
yang lebih cepat, mudah, dan transparan kepada masyarakat. Selain itu, beliau
juga menekankan perlunya peningkatan sarana dan prasarana fisik KUA agar dapat
memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang untuk berbagai keperluan.
Kepala Kantor Kemenag Inhil, H. Harun, menyampaikan
apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Kabid Urais Kanwil
Kemenag Riau. Beliau menegaskan komitmen Kemenag Inhil untuk terus berupaya
meningkatkan mutu layanan di seluruh KUA yang ada di wilayahnya.
"Kunjungan Bapak Kabid Urais ini menjadi motivasi bagi
kami di Kemenag Inhil untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan
kepada masyarakat. Arahan dan masukan yang beliau berikan sangat berharga dalam
upaya kami mewujudkan KUA yang modern dan melayani dengan prima," ujar H.
Harun.
Pertemuan monitoring ini berlangsung dalam suasana yang
hangat dan konstruktif. Para Kepala KUA dan Penyuluh Agama Fungsional juga
berkesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai hal terkait
pelaksanaan tugas dan tantangan yang dihadapi di lapangan. Diharapkan, hasil
dari monitoring ini dapat menjadi acuan dalam merumuskan langkah-langkah
strategis untuk peningkatan mutu layanan keagamaan di Kabupaten Indragiri
Hilir. (Ria)