0 menit baca 0 %

KAHMI Rohul Ikuti Munas KAHMI di Pekanbaru

Ringkasan: ROKAN HULU (HUMAS) Ketua Korps Alumni HMI (KAHMI) Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyataklan bahwa dirinya beserta 4 orang pengurus lainnya, akan mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI ke IX yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Nopember s/d 2 Desember 2012 bertempat di hotel Lab...
ROKAN HULU (HUMAS) Ketua Korps Alumni HMI (KAHMI) Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyataklan bahwa dirinya beserta 4 orang pengurus lainnya, akan mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI ke IX yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Nopember s/d 2 Desember 2012 bertempat di hotel Labersa Pekanbaru. Pengurus KAHMI Rohul yang akan mengikuti Munas KAHMI tersebut adalah Ketua Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Sekretaris Jenewar, Pengurus lainnya Suryadarma, Haryanto, dan Alex Susanto. Munas KAHMI ke IX ini sangat penting dan strategis sebab peserta Munas adalah para alumni HMI yang menjadi elit bangsa ini, yang tersebar pada semua lini, baik pada birokrasi, politisi, maupun wiraswasta. Mereka adalah elit-elit yang telah berbuat banyak untuk bangsa dan Negara ini, tegas Ahmad Supardi yang juga Kakan Kemenag Rohul ini. Munas KAHMI ke IX tahun ini mengambil tema : Membangun Peradaban Untuk Indonesia yang lebih baik. Tema ini sungguh luar biasa, sebab disemangati oleh sebuah keinginan untuk membangun peradaban yang lebih baik di masa-masa mendatang. Peserta yang akan mengikuti Munas KAHMI ini adalah sekitar 1500 orang yang terdiri dari para alumni HMI seperti Prof Dr H Mahfud MD Ketua MK RI, Anas Urbaningrum Ketua Partai Demokrat, Jusuf Kalla Mantan Wakil Presiden RI, Prof Dr H Agussalim Sitompul seorang sejarawan HMI dari Yogyakarta, dan lain sebagainya. Ahmad Supardi Hasibuan yang juga Kakan Kemenag Rohul ini, akan membawa isu strategis dalam Munas KAHMI IX, yaitu memfosisikan ulang KAHMI sebagai ormas yang berada pada garda terdepan pembangun peradaban dan kemajemukan bangsa. KAHMI Rohul saat ini melihat bahwa KAHMI berada dalam pertarungan politis tingkat elit, sehingga para tokohnya sering menggunakan KAHMI untuk kepentingan politiknya. Tak pula bisa dipungkiri, banyak orang berminat menjadi presidium KAHMI untuk mengejar target dan kepentingan politik tertentu, tegasnya. ***(Ash).