Kampar (Kemenag) - Mengisi hari-hari di bulan suci Ramadhan dengan ibadah adalah salah satu yang bisa diperbanyak oleh kaum muslim yang ingin menambah pahala puasanya. Termasuk juga mendengarkan ceramah agama atau tausiyah setelah sholat zuhur misalnya. Pada hari Selasa (11/3/2025), Ustadz Nursal, SHI, MH mengisi kajian ba'da zuhur di Masjid Darul Ikhlas Kemenag Kampar. Beliau memberikan tausiyah tentang Puasa dan Pengendalian Diri.
"Ada 2 hal yang harus kita tahan dalam berpuasa. Diantaranya ialah menahan nafsu untuk makan dan minum, dan menahan nafsu syahwat," jelas Ustadz Nursal.
Makan dan minum adalah bagian dari kehidupan manusia. Manusia rela mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mencari makan agar hidup. Sesuai dengan hadist Nabi Muhammad, "Berpuasalah kamu, maka puasamu akan membuatmu sehat" (HR Muslim). Selain itu, Rasulullah juga mensunnahkan puasa-puasa diluar puasa wajib. Puasa Sunnah yang memiliki nilai paling tinggi tingkatannya ialah Puasa Sunnah Nabi Daud. Kedua, yaitu Puasa hari Senin dan Kamis, dan yang ketiga Puasa Ayyamul Bidh (13,14,15 Hijriah).
"Betapa Allah SWT sayang dengan ummatnya, mewajibkan kita untuk berpuasa selama 1 bulan penuh di bulan Ramadhan. Insya Allah puasa akan membuat kita sehat," tambahnya.
Setelah menahan makan dan minum, selanjutnya ialah menahan nafsu syahwat. Nafsu syahwat perlu bimbingan dan pengendalian dari diri manusia. Caranya ialah dengan memiliki hati nurani yang dibentengi dengan iman yang kokoh. "Melawan hawa nafsu adalah perang dingin yang lebih berat dibanding perang sesungguhnya," tutup Ustadz Nursal.
(Cicy/Fatmi/Agus)