0 menit baca 0 %

Kajian Islami SMA Muhiba Hadirkan Penyuluh Agama Tambang, Bahas Inspirasi Rasulullah

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )---Suasana Masjid Al-Amin SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota berubah khidmat, Jumat (3/10/2025), saat Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Tambang, Ust. Nursal, S.H.I., M.H., tampil membawakan tausiah dalam kegiatan Kajian Rutin (KANTIN) SMA Muhiba.Dengan tema Meneladani Sosok N...

Kampar ( Kemenag )---Suasana Masjid Al-Amin SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota berubah khidmat, Jumat (3/10/2025), saat Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Tambang, Ust. Nursal, S.H.I., M.H., tampil membawakan tausiah dalam kegiatan Kajian Rutin (KANTIN) SMA Muhiba.

Dengan tema “Meneladani Sosok Nabi Muhammad SAW sebagai Inspirator Umat”, Ust. Nursal tidak sekadar berceramah, tetapi menggugah kesadaran siswa untuk meneladani akhlak dan visi besar Rasulullah SAW dalam kehidupan modern.

 “Umat Islam hari ini butuh inspirasi sejati, bukan sekadar idola semu. Nabi Muhammad SAW adalah figur yang membangun peradaban dengan ilmu, kejujuran, dan kasih sayang. Itulah teladan yang seharusnya kita hidupkan,” tegas Ust. Nursal dalam nada berapi-api yang disambut takbir para siswa.

Kepala SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota Ikhsan Sazali, S.Pd.I, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran penyuluh agama yang dikenal aktif di berbagai majelis ilmu ini. Ia menilai, tausiah tersebut menjadi suntikan spiritual yang sangat berarti bagi para siswa di tengah derasnya arus digital dan budaya instan.

Para guru dan siswa tampak larut dalam suasana penuh makna. Tidak sedikit di antara mereka yang menunduk haru ketika Ust. Nursal menyinggung bagaimana Rasulullah SAW tetap tersenyum di tengah ujian, tetap memaafkan di tengah hinaan, dan tetap menebar kasih saat dihadapkan pada kebencian.

Kegiatan KANTIN ini bukan hanya sekadar rutinitas keagamaan, tetapi telah menjadi wadah pembentukan karakter Islami bagi siswa SMA Muhiba. Melalui siaran langsung di media sosial sekolah, pesan dakwah ini turut menggema ke masyarakat luas, menegaskan bahwa semangat meneladani Rasulullah SAW tidak boleh padam di kalangan generasi muda.

 “Jika Rasulullah bisa mengubah dunia dengan cinta dan akhlak, maka pelajar Muhammadiyah pun bisa mengubah lingkungan dengan keteladanan,” pungkas Ust. Nursal menutup tausiahnya.

Kontributor: fatmi