0 menit baca 0 %

Kajian Malam Ahad Bersama Al-Mukarram Ustadz Muhammad Zaki Fathoni, S.Ud, di Masjid Nurul Ilmi Pondok Pesantren KH. Ahmad Dahlan

Ringkasan: Kuansing ( inmas ) Sabtu (29/05/21) Kajian malam Ahad dengan tema ketinggian derjatnya orang yang berilmu disampaikan oleh Ustadz Muhammad Zaki Fathoni, S.Ud dihadapan para santri pondok pesantren KH Ahmad Dahlan.  Kita harus bersyukur kepada Allah SWT yang mana pada malam ini Sabtu Malam Ahad yang...

Kuansing ( inmas ) Sabtu (29/05/21) Kajian malam Ahad dengan tema ketinggian derjatnya orang yang berilmu disampaikan oleh Ustadz Muhammad Zaki Fathoni, S.Ud dihadapan para santri pondok pesantren KH Ahmad Dahlan. 


“ Kita harus bersyukur kepada Allah SWT yang mana pada malam ini Sabtu Malam Ahad yang biasa disebut anak muda dengan malam Minggu diantara remaja dan anak-anak sebaya dengan kita disini yang keluyuran diluar sana hilir mudik di jalan raya berhura-hura Tanpa tentu arah dan bahkan memakai yang namanya narkoba yang ujung-ujungnya masuk neraka jikalau meninggal ketika muda sehingga tidak sempat berbakti kepada orang tua, dan lupa untuk bertaubat kepada Allah, namun kita bersama-sama berkumpul di masjid ini untuk menuntut ilmu supaya kelak mempunyai bekal menghadap Allah SWT.

Seseorang yang berilmu pasti dia akan mengedepankan akhlak, sehingga ilmu yang dia dapatkan tidak menjadi sia-sia bahkan mencelakakan orang lain, nah untuk itu sebelum kita mencari ilmu dunia mari kita kenali dulu ilmunya Allah kita kenali Allah yang telah menciptakan kita, kita kenali Allah yang telah memberikan semuanya didalam lini kehidupan kita Tanpa andil Allah kita bukanlah siapa-siapa, setelah mengenali Allah maka lanjutkan untuk mengenali Agama, agama yang mana yaitu agama yang ajarannya telah dibawa semenjak Nabi Adam a.s hingga sekarang ini kita rasakan yaitu dinul Islam, setelah mengenal Allah maka kita wajib mengenal Islam sehingga apa yang dibangun oleh Islam bisa kita terapkan didalam kehidupan kita sehari-hari, selanjutnya setelah Mengenal Allah, dan Islam selanjutnya kita kenal Ilmu yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, sebab Rasulullah merupakan guru sekalian guru diatas dunia ini, ketiga dasar Ilmu ini terhimpun didalam kitab Usulus Slasah.

Setelah dasar keilmuan tersebut kita pelajari dan pahami maka insyaallah ilmu-ilmu yang lainnya akan mengikut saja, dan insyaallah ketika kalian memiliki ilmu umum yang tinggi atau titel yang banyak, hingga jabatan yang tinggi, kita tidak akan terjerumus kedalam kemaksiatan kepada Allah SWT, sebab ilmu dasar yang tiga tadi sudah membentengi kemaksiatan tersebut.

Tidak dapat dipungkiri banyak diluar sana mereka-mereka memiliki ilmu yang tinggi, titel yang banyak, jabatan yang tinggi namun mereka Selalu bermaksiat kepada Allah bahkan dengan ilmunya dia mencelakakan orang lain, dengan ilmunya dia sesatkan orang lain, dengan ilmunya dia kelabuhi orang lain, dengan ilmunya dia maling hak orang lain sebab dia memiliki jabatan, maka hal tersebut merupakan cerminan orang-orang yang berilmu namun tidak didasari oleh ilmunya Allah, Ilmu Islam, dan ilmunya Nabi Muhammad SAW.

Binatang jarang sekali mencelakakan binatang yang lain, namun manusia banyak sekali yang saling mencelakakan sesamanya, hal ini bisa terjadi disebabkan mereka berilmu namun tidak didasari dengan ilmu yang baik yaitu ilmu Allah, Islam, dan Rasul, setiap ilmu yang tidak didasari dengan tiga bentuk keilmuan tersebut maka sangat besar sekali dia akan celaka dihadapan Allah SWT.

Maka untuk itu kepada kita semua jangan sama kita dengan binatang dari bentuk pisik saja Allah telah bedakan kita dengan binatang masa ketika urusan adab kita sama dengan binatang, ketika berpikir sama dengan pola pikirnya binatang, dan perlu diketahui juga seburuk-buruknya manusia tidak lebih buruk dibandingkan binatang jikala tidak didasari oleh keimanan kepada Allah SWT. Demikianlah Kajian yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Zaki Fathoni, S.Ud pada malam hari ini. (Humas/Dhy MAD)