0 menit baca 0 %

Kajian Rutin Malam Jum'at Santri dan Santriyah Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan

Ringkasan: Kuansing (inmas). Kamis, ( 18/2/21) Bagian Kajian Dakwa Islam Pimpinan Ranting IPM Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan, mengadakan Pengajian rutin setiap malam Jumat, Pemateri malam ini oleh Al-Ustadz Roni Purwandi, A.md di Kampus Pondok pesantren KH Ahmad Dahlan Kuansing. Beliau menyampaikan materi d...

Kuansing (inmas). Kamis, ( 18/2/21) Bagian Kajian Dakwa Islam Pimpinan Ranting IPM Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan, mengadakan Pengajian rutin setiap malam Jumat, Pemateri malam ini oleh Al-Ustadz Roni Purwandi, A.md di Kampus Pondok pesantren KH Ahmad Dahlan Kuansing.


 Beliau menyampaikan materi dengan metode kekinian yaitu menggunakan media Laptop dan projektor, agar Matri disampaikan bisa menarik perhatian Santri, metode ini dalam berdakwah sangat mendukung sekali sebab metode seperti ini merupakan metode yang Berkemajuan jelas Ustadz Roni.


Dalam penyampaian materi tersebut Ustadz Roni menyampaikan terkait dengan Biografi Nabi Muhammad SAW, Para santri sangat antusias mengikuti sebab mereka berpikir “kami harus bisa mengenal lebih dalam lagi tentang kepribadian Baginda Nabi Muhammad SAW” Ujar Andika Fikrul kepada tim  Medina Ahmad Dahlan.


Disela-sela itu Kajian Dakwah Islam IPM bagian Santriyah juga mengadakan kegiatan yang sama di tampar yang berbeda dengan kegiatan santri, Kajian santriyah diisi oleh Ustadzah Nurfida Yati dengan materi Keutamaan adab, para santriyah sangat antusias mendengarkan penyampaian materi dari Ustadzah Fida.


Dengan kegiatan yang selalu diadakan pada malam Jum’at sangat di harapkan membuat para santri menambah khasanah keilmuannya dengan metode dan teknis penyampaian dari pemateri yang bermacam-macam untuk meningkatkan minat dan keilmuan para santri dan santriyah Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan.


“Kita berharap para santri bisa meniru pola hidup dan kebiasaan Rasulullah sehingga kita bisa selalu menjalankan Sunnah-Sunnah yang telah diajarkan dan dilakukan Rasulullah selama Hidupnya, Sama persis mungkin tidak tapi setidaknya bisa berusaha mengikutinya, PungkasUstadz Roni Purwandi.


“Setiap santri maupun Santriyah beleh memiliki ilmu setinggi mungkin namun tidak berakhlak dan beradap percuma saja walaupun setinggi langit ilmu kita, Ilmu harus di barengi dengan akhlak.” Tegas Ustadzah Nurfida.


Semoga kajian malam Jum'at ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. ( Humas/ Dd / dhy MAD)