0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Beri Pembinaan di KUA XIII Koto Kampar

Ringkasan: Kampar (Humas)– Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya di Kantor Urusan Agama Kab. Kampar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA di dampingi Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Drs H Syafrizal Aziz beserta Staf dalam arahannya s...
Kampar (Humas)– Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya di Kantor Urusan Agama Kab. Kampar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA di dampingi Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Drs H Syafrizal Aziz beserta Staf dalam arahannya saat memberikan pembinaan, bimbingan dan pemeriksaan administrasi pada hari senen (11/02) di Kantor Urusan Agama Kecamatan XIII Koto Kampar. Dalam pembinaan, bimbingan sekaligus pemeriksaan administrasi tersebut Fairus mengatakan, tugas dari Kepala KUA bukan hanya sekedar menangani masalah Nikah dan rujuk saja, melainkan juga menyangkut masalah keagamaan. Masalah keagamaan yang di maksud adalah, setiap Kepala KUA dan penghulu wajib berperan aktif dalam menyelengarakan hari-hari besar Islam, seperti hari raya id, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Peringatan Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW dan hari besar Islam Lainnya. Kepada Kepala KUA dan staf Fairus menegaskan, agar mengisi wirid-wirid pengajian, mengisi Khutbah Jum’at yang telah di jadwalkan, memakmurkan Masjid dan Musholla tempat tinggal, dan hal-hal yang menyangkut tentang pembinaan umat. Fairus juga menegaskan kepada seluruh pegawai KUA baik PNS maupun non PNS untuk meningkatkan kedisiplinan dan etos kerja. Karena, tahun ini setiap tiga bulan sekali, absensi pegawai akan dikirim ke Inspektorat Jenderal Kementerian Agama di Jakarta. Untuk kenyamanan kantor, Fairus memerintahkan agar setiap sekali seminggu (selama satu jam) mengadakan gotong royong bersama. Hal ini bertujuan untuk menjaga kebersihan kantor. “ Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan kantor, karena dari kebersihan inilah akan melahirkan kenyamanan, dari kenyamanan akan melahirkan pikiran-pikiran yang positif. Dan dari pikiran positif inilah akan melahirkan ide-ide yang kreatif yang akhirnya akan menjadikan kita sebagai tenaga yang handal dan profesional”, tutup nya. (ags)