Dumai (Inmas) - Rapat kerja pengawas adalah sebuah realisasi salah satu program rutin pengawas madrasah yang dilakukan satu bulan sekali . Pada bulan Januari ini kegiatanya dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2021 bertempat di Ruang kerja Kakan Kemenag Dumai yang mengagendakan evaluasi program kerja bulanan dengan pembinaan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Dumai meliputi penyusunan laporan pembinaan guru dan kepala madrasah, hasil pemantauan 8 SNP, hasil penilaian kinerja guru dan kepala madrasah dan hasil pembimbingan dan pelatihan guru dan kepala madrasah.
Hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, Drs. H. Syafwan didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Ade A. Yani dalam pembinaanya mengatakan pengawas mempunyai tanggung jawab yang luar biasa. Tidak semua pegawai dapat menduduki jabatan pengawas . Karena pengawas adalah jabatan yang paling strategis. Pengawas mempunyai beban tugas yang wajib dilaksanakan yang tertuang dalam Keputusan Dirjen Pendidikan Agama Islam No. 6938 tahun 2014 tentang pedoman pemenuhan beban kerja pengawas. Disebutkan dalam keputusan tersebut bahwa beban kerja pengawas madrasah merupakan bagian dari jam kerja sebagai pegawai negeri sipil yang secara keseluruhan paling sedikit 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima) jam kerja dalam satu minggu melaksanakan kegiatan pembinaan, pemantauan, penilaian dan pembimbingan di madrasah daerah binaan. Beban tugas tersebut meliputi : Menyusun program pengawas, melaksanakan pembina guru dan kepala madrasah, memantau perencanaan SNP, melaksanakan penilaian kerja guru dan kepala madrasah, melaksanakan evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan pada madrasah dan melaksanakan pembimbingan dan pelatihan profesional guru.
Selanjutnya di akhir sambutanya beliau mengatakan dalam melaksanakan tugas adalah yang paling urgen sehingga program berjalan lancar tidak tersumbat dan mengajak para peserta rapat untuk bersama sama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas mulai dari RA, MI, MTs dan MA. Dan yang penting bagaimana kita bisa menyiapkan peserta didik yang mempunyai potensi sehingga usaha kita ada hasilnya. Mari kita bangun untuk menjadi pengawas yang profesional dan tentunya dihiasi dengan ikhlas dalam setiap langkahnya. Tutup Kakan Kemenag Dumai (Arief)