0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Bersama Ketua Baznas Inhil Ikuti Rakor Pengelolaan Zakat Di Pekanbaru

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H Harun SAg MPd bersama Ketua Baznas Inhil, H Yunus Hasbi mengikuti Rapat Koordinasi Pengelolaan Zakat Baznas Provinsi Riau yang digelar di Aula Kanwil Kemenag Riau, Selasa (9/3/).

Pekanbaru (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H Harun SAg MPd bersama Ketua Baznas Inhil, H Yunus Hasbi mengikuti Rapat Koordinasi Pengelolaan Zakat Baznas Provinsi Riau yang digelar di Aula Kanwil Kemenag Riau, Selasa (9/3/).

Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA menghadiri sekaligus memberikan kata sambutan pada Rapat Koordinasi Pengelolaan Zakat Baznas Provinsi Riau yang digelar di Aula Kanwil Kemenag Riau, Selasa (9/3/2021).

Rakor Pengelolaan Zakat Baznas Provinsi Riau juga dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, Karo Kesra Provinsi Riau H Zulkifli Syukur S Ag MH, Wakil Ketua Baznas Pusat Mokhamad Mahdun SE MIDEc Ak, CPA, CWM, Sekjen Baznas Pusat  Drs H Jaja Jaelani MM dan Ketua Baznas Provinsi Riau Dr H Zaidul Amin MA dan seluruh peserta yang merupakan Kakankemenag dan Ketua Baznas Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau.

Kakanwil Kemenag Riau, H Mahyudin dalam sambutannya mengatakan, sinergitas yang kokoh dalam menggali potensi zakat di Riau akan meningkatkan jumlah zakat yang dihimpun dari waktu kewaktu. Hal tersebut terlihat dengan semakin meningkatnya jumlah zakat yang terhimpun di Provinsi Riau karena ASN Kemenag maupun Pemerintah Provinsi Riau secara rutin telah menyalurkan zakatnya di Baznas Provinsi maupun Kabupaten/ Kota.

“Sinergi yang luar biasa antara Baznas, Kemenag dan Pemerintah Provinsi Riau, bahkan disetiap sesi obrolan di warung kopi bersama teman- teman di Kesra dan Baznas, pembangunan keagamaan khususnya zakat dan wakaf selalu menjadi topic menarik yang kita perbincangan. Bahkan, Gubernur Riau sendiri, sangat support dalam hal zakat dan wakaf, sehingga upaya penanggulangan kemiskinan melalui zakat baik sebelum, selama dan pasca Covid-19 tetap dapat dijalankan secara bertahap” ungkap Mahyudin dan berharap sinergitas tersebut dapat terus berjalan agar potensi zakat Riau yang sangat besar bisa terhimpun maksimal.

Hal tersebut dipertegas oleh Zulkifli Syukur bahwa Pemerintah Provinsi Riau komitmen dalam mengembangkan zakat dan wakaf di Provinsi Riau, hal tersebut terbukti dengan keluarnya Instruksi tentang Pengelolaan Zakat.

“Pemerintah Provinsi Riau konsen dan intens agar zakat bisa terkumpul maksimal dalam rangka kesejahteraan umat. Gubri telah mengistruksikan pengumpulan zakat penghasilan ASN dan karyawan BUMD melalui Baznas," terangnya. ***(Utar/Hd)