0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Buka PDWK Manajemen Pembelajaran Madrasah Diniyah

Ringkasan: Dumai (Inmas) Pelatihan di wilayah kerja (PDWK) kembali dilaksanakan oleh Balai Diklat Keagamaan Padang. Kali ini Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Dumai wilayah kerja yang menjadi tempat penyelenggaraan pelatihan Manajemen Pembelajaran Madrasah Diniyah di Lingkungan Kementerian Agama Kota Du...

Dumai (Inmas) – Pelatihan di wilayah kerja (PDWK) kembali dilaksanakan oleh Balai Diklat Keagamaan Padang. Kali ini Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Dumai wilayah kerja yang menjadi tempat penyelenggaraan pelatihan Manajemen Pembelajaran Madrasah Diniyah di Lingkungan Kementerian Agama Kota Dumai. Kegiatan yang diikuti oleh 30 peserta dari Kepala MDTA dan Operator MDTA tersebut dibuka oleh Kakan Kemenag Dumai dalam hal ini Kasubbag TU Kankemenag Dumai Drs. H. Ade A. Yani. Senin (15/03/2021).

Pada sambutan pengarahannya Kasubbag TU H. Ade A. Yani, saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa meskipun pada era pandemi covid-19, peningkatan kompetensi peserta melalui pelatihan memang perlu dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.  Hal tersebut bertujuan  agar kegiataan yang diselenggarakan tidak justru membawa dampak buruk bagi peserta.

Lebih lanjut H. Ade A. Yani menguraikan bahwa meskipun saat ini aktivitas pembelajaran di madrasah  sangat berbeda dengan kondisi sebelum terkena pandemi covid-19, namun  hal tersebut janganlah mengurangi produktivitas guru dan menurunkan kualitas guru dalam mengajar. Pelayanan guru terhadap masyarakat tetap dilaksanakan meskipun dalam bentuk yang berbeda. Aktivitas tatap muka yang banyak diganti dengan zoom cloud meeting diharapkan tetap menjaga kualitas pembelajaran.

Pelaksanaan kegiatan di era new normal tersebut tetap memperhatikan protokol kesehatan. Panita  penyelenggara  menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun/handsanitizer,  menetapkan area wajib pakai masker, menyediakan alat pengukur suhu (thermogun) dan membersihkan ruangan secara rutin minimal 1 kali sehari  dengan disinfektan.

“Selain itu, selama mengikuti pelatihan peserta wajib cuci tangan pakai sabun di air mengalir atau  menggunakan handsanitizer, menggunakan masker, memakai penutup wajah (face shield),  menjaga jarak aman (physical distancing), peduli terhadap penerapan protokol kesehatan serta membawa surat keterangan sehat,” ucapnya mengakhiri sambutan pembukaan secara resmi di Ruang Pertemuan MTsN 1 Kota Dumai.

Pelatihan yang ditangani oleh panitia dari BDK Padang dan Kemenag setempat tersebut direncanakan akan berakhir pada 20 Maret mendatang. (Arief)