Dumai (Inmas) – Kakan Kemenag Dumai Drs. H. Syafwan dalam sambutannya membuka kegiatan Koordinasi dan Konsultasi Tentang Tupoksi Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Dumai mengatakan, dengan pembentukan BWI diharapkan dapat memberikan dampak positif kepada warga masyarakat Kota Dumai melalui perwakafan. Kakan Kemenag juga harapkan ada miliki trik tersendiri didalam mengumpulkan harta benda wakaf di Kota Dumai. Ia juga katakan selain mengelola wakaf berupa benda tidak bergerak nantinya juga BWI diharapkan dapat mengelola wakaf benda bergerak, salah satunya adalah wakaf uang atau berupa wakaf tunai, bertempat di Aula Kantor Kemenag Dumai. Selasa (14/09/2021) pukul 11.00 WIB.
Kakan Kemenag berharap setelah kegiatan dengan Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Riau dapat juga dilaksanakan rapat bersama dengan Walikota Dumai. Ia memisalkan jika setiap orang yang muslim mewakafkan uangnya maksimal dua ratus ribu rupiah maka nanti nilai manfaatnya bisa untuk kemaslahatan umat. Ia berharap di Kota Dumai dapat terwujud wakaf tunai tersebut.
Tujuan pembentukan BWI ini sangat penting untuk membantu BWI di Provinsi dalam rangka penyelamatan aset-aset wakaf yang sudah ada di masyarakat, untuk melindungi aset-aset wakaf dan untuk pemberdayaan wakaf.
“Semoga kita bisa menjalankan tugas-tugas dalam pengelolaan dan pengembangan harta benda wakaf dengan lebih baik, profesional dan amanah serta akuntabel,” ucap Kakan Kemenag begitu dia kerap disapa di Aula Pertemuan usai mengikuti kegiatan seraya mengingatkan untuk tetap komitmen mewujudkan BWI Perwakilan Kota Dumai. (Arief)