Dumai (Kemenag) - Kepala Kantor
(Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai H. Alfian bersama Ketua Dharma
Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Neny
Suharni Sofyan didampingi Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas)
Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai H. Muhammad Yunus, meninjau
Pemondokan Kafilah daerahnya yang mengikuti sejumlah cabang lomba pada
penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-XLIII Tingkat Provinsi Riau
di Kabupaten Bengkalis. Senin (30/06/2025) Siang.
Disela-sela kunjungan, Kakan
Kemenag Dumai juga meninjau terkait Akomodasi, Transportasi dan Konsumsi untuk
peserta Kafilah Kota Dumai selama berada di Kabupaten Bengkalis. Ia juga
berpesan, jika terdapat kendala atau kebutuhan dari peserta kita harus segera
dilaporkan dan akan kita tindak lanjuti, sehingga para peserta merasa nyaman
dan tenang selama mempersiapkan diri sebelum bertanding.
“Jika terdapat kendala atau kebutuhan
peserta kafilah, segera laporkan dan akan kita proses. Sehingga para peserta
kafilah kita merasa nyaman dan tenang selama bertanding,” tegasnya.
H. Afian mengharapkan agar
kafilah dari Kota Dumai tidak hanya mengejar juara, namun harus menunjukkan
prilaku yang bisa diteladani. “Jangan hanya mengejar juara pada setiap
perlombaan, tapi kafilah perlu juga ditanamkan kebersihan di lingkungan
pemondokan,” ujarnya.
Ia juga minta agar kafilah Dumai
berupaya maksimal dalam event itu dengan mengukir karya dan mengharumkan nama
Kota Dumai agar nantinya bisa bersaing untuk mewakili Provinsi Riau pada lomba
MTQ Tingkat Nasional.
“Peserta yang akan berlomba untuk
senantiasa menjaga fisik dan mental serta menunjukkan prestasi agar nantinya
bisa ikut mewakili Provinsi Riau di pentas Nasional,” ujar H. Alfian.
Disamping memberi motivasi kepada
peserta, Kakan Kemenag Dumai juga berpesan kepada official dan pelatih untuk
selalu menjaga nama baik Kota Dumai yang akan merusak nilai-nilai MTQ.
“Memang disetiap lomba pasti ada
keputusan atau hasil yang tidak sesuai dengan harapan dan keinginan, jangan
sampai hal-hal kecil kita besar-besarkan yang akan merusak nilai-nilai MTQ itu
sendiri dan serahkan saja penilaian kepada dewan hakim atau juri yang telah
diamanahkan,” tutupnya.
Sedangkan Kasi Bimas Islam H.
Muhammad Yunus yang sekaligus Pengurus LPTQ Kota Dumai menyampaikan bahwa Kota
Dumai memberangkatkan sebanyak 85 orang yang terdiri dari Kafilah dan official
yang akan mengikuti perlombaan pada MTQ kali ini. (Arief)