0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Hadiri Penutupan MTQ Ke-XLIII Tingkat Provinsi Riau Tahun 2025 di Kabupaten Bengkalis

Ringkasan: Dumai (Kemenag) Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai H. Alfian bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Neny Suharni Sofyan menghadiri perhelatan Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ) Ke-43 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2025...

Dumai (Kemenag) – Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai H. Alfian bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Neny Suharni Sofyan menghadiri perhelatan Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-43 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2025 di Kabupaten Bengkalis. Sabtu (05/07/2025) malam.

Perhelatan tersebut diselenggarakan di Astaka Utama Lapangan Pasir Andam Dewi, Kabupaten Bengkalis, mewakili Gubernur Riau yakni Pj. Sekda Provinsi Riau, M. Job Kurniawan secara resmi Menutup Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-XLIII Tahun 2025 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis yang telah berlangsung mulai tanggal 28 Juli 2025 tersebut.

Adapun yang menjadi Juara Terbaik I pada Musabaqah ini diraih oleh tuan rumah yakni, Kabupaten Bengkalis dengan raihan 404 poin disusul Juara II Kota Pekanbaru dengan 311 poin dan Juara III Kabupaten Rokan Hilir dengan 305 poin, sedangkan Kafilah Kota Dumai meraih peringkat ke 9 dengan mengumpulkan poin 208.

Kakan Kemenag Dumai H. Alfian menyambut dengan penuh sukacita dan selamat kepada para pemenang. Teruslah pertahankan kemenangan dan kepada yang belum juara agar tetap terus bersemangat belajar agar ke depan semakin meningkat.

“MTQ ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga ajang silaturahmi dan syiar Islam, walaupun secara peringkat Kota Dumai tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu di Kota Dumai, semoga ini menjadi evaluasi kita bersama,” tambah H. Alfian.

Selain itu, Kakan Kemenag Dumai H. Alfian juga mengucapkan terima kasih kepada Kafilah Kota Dumai yang telah tampil maksimal dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat ukhuwah islamiyah. Semoga ajang ini tidak hanya melahirkan qori dan qoriah terbaik, tetapi juga menjadi ladang amal dan inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al- Qur’an, tutupnya. (Arief)