Tembilahan (Kemenag) – Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memasuki hari kedua pada Kamis (30/10/2025). Setelah sukses menggelar Pawai Ta’aruf dan Pembukaan resmi, fokus kegiatan hari ini beralih ke arena perlombaan, khususnya cabang-cabang yang mengedepankan seni dan syiar Islami.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Inhil, H.
Harun yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Panitia Pelaksana MTQ, memulai
rangkaian tugasnya dengan meninjau langsung pelaksanaan lomba cabang Syarhil
Qur'an dan Albarzanji. Kehadiran Kakan Kemenag ini menunjukkan komitmen
institusi dalam memastikan kualitas penjurian dan pelaksanaan lomba berjalan
sesuai ketentuan syariat.
Cabang Syarhil Qur'an menarik perhatian khusus karena
peserta tidak hanya dituntut fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu
menerjemahkan, menguraikan, dan menyampaikannya dalam bentuk pidato (syarahan)
secara tim. Cabang ini menjadi tolok ukur lahirnya dai dan daiyah muda yang
mumpuni.
“Cabang Syarhil Qur'an dan Albarzanji ini memiliki nilai
strategis yang sangat tinggi bagi Kemenag. Syarhil adalah wadah untuk melahirkan
juru dakwah muda yang cerdas dan mampu mengaitkan pesan Al-Qur'an dengan
isu-isu kekinian umat,” ungkap H. Harun saat meninjau mimbar Syarhil.
Beliau juga menambahkan bahwa penguasaan cabang Syarhil
menunjukkan seberapa jauh pemahaman peserta terhadap isi kandungan Al-Qur’an,
bukan sekadar indah dalam melafalkan.
“Kami berharap, para pemenang dari cabang-cabang seperti
Syarhil ini adalah mereka yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan
spiritual dan intelektual. Merekalah duta-duta Al-Qur'an kita yang akan kita
bina lebih lanjut untuk membawa nama Inhil di kancah Provinsi maupun Nasional,”
tegas H. Harun.
MTQ ke-55 ini akan terus berlangsung hingga tanggal 3
November 2025 dengan mempertandingkan total 11 cabang lomba. Kemenag Inhil
memastikan seluruh persiapan dan logistik untuk kelancaran lomba di hari-hari
berikutnya telah rampung. (Ria)