Tembilahan (Inmas) - Gencarnya Pemerintah mulai tingkat pusat, provinsi dan Kabupaten/kota telah bahu membahu dalam mencegah pandemi Covid-19 hingga saat ini, salah satu usaha pemerintah yakni Vaksinasi Covid-19 telah didistribusikan ke seluruh penjuru di Indonesia, termasuk di negeri seribu parit (Inhil).
Upaya itu tidak lain untuk menangkal wabah pandemi ini dinilai sangat penting untuk disosialisasikan kepada masyarakat. Sehubungan dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H Harun SAg MPd sangat berharap seluruh jajarannya, KUA, Penyuluh Agama Islam Fungsional, Penyuluh Agama Islam/Honorer (PAH) bisa berperan aktif menjadi ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan pencerahan secara positif kepada masyarakat terkait keberadaan vaksin ini kalau perlu PAH ikut divaksin.
"Sesuai laporan masing-masing PAH yang ada di Kecamatan se-Inhil hampir rata-rata mereka telah ikut vaksinasi Covid-19, kitapun akan terus mendorong PAH yang belum ikut agar segera di vaksin karena ini perlu peran PAH sebagai garda terdepan mengambil langkah cepat untuk menyakinkan bahwa vaksin itu halal dan aman," ujar H Harun, Rabu (19/5)
Menurut H Harun, dari sudut pandang agama bahwa pencegahan penularan Covid-19 bagi diri seseorang, keluarga, bangsa dan negara merupakan bagian dari gerakan kemanusiaan yang memiliki nilai berharga dan tinggi. Bahkan pendekatan syariat menegaskan bahwa kegiatan pencegahan wabah Corona adalah ibadah.
"Secara hukum Islam, ibadah haji bisa ditunda dan Shalat Jumat ditiadakan. Begitu pentingnya nilai kemanusiaan itu, oleh karena itu PAH yang belum divaksin agar segera divaksin dan kita target 162 PAH yang ada di Inhil wajib divaksin" Tegasnya.
Lebih lanjut H Harun juga mengatakan bahwa upaya Kemenag ini merupakan tindaklanjut dari surat Menteri Kesehatan RI Nomor: SR.02.06/Menkes/78/2021 tanggal 26 Januari 2021 perihal Dukungan Pendataan Taget Sasaran Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, dan Surat Dirjen Bimas Islam Nomor :B.329/Set.III/HM.00/II/2021 tanggal 9 Februari 2021 tentang Dukungan Pendataan Target Sasaran Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.
“Kami memiliki data PAH Se-Inhil sebanyak 162 sesuai nama, alamat, nomor induk keluarga (NIK), dan nomor telepon sehingga sangat mudah untuk dihubungi dan siap ikut divaksin," katanya. ***(Fan/Utar/Hd)