0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Kampar : 1 Ramadhan Jatuh Pada Tanggal 10 Juli 2013

Ringkasan: Kampar (Humas) – 1 Ramadhan 1434 Hijriah jatuh pada hari rabu tanggal 10 juli 2013. Demikian dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA hari selasa (09/07) diruang kerjanya. Fairus mengatakan, jatuhnya 1 Ramadhan 1434 Hijriah pada hari rabu tanggal 10 juli 2013 ini...
Kampar (Humas) – 1 Ramadhan 1434 Hijriah jatuh pada hari rabu tanggal 10 juli 2013. Demikian dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA hari selasa (09/07) diruang kerjanya. Fairus mengatakan, jatuhnya 1 Ramadhan 1434 Hijriah pada hari rabu tanggal 10 juli 2013 ini berdasarkan hasil keputusan Sidang Itsbat yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia Drs H Suryadarma Ali MSi,hari Senen tanggal 08 Juli 2013 Ba’da Maghrib (setelah selasai sholat FardhuMaghrib). berdasarkan Ijtimak awal Ramadhan 1434 H terjadi pada hari Senen tanggal 8 Juli 2013 M pukul 14.16 WIb pada saat matahari terbenam pukul 18.27 WIB, posisi hilal sudah berada diatas Ufuk dengan ketinggian 00° 30’, maka berdasarkan perhitungan, 1 Ramadhan 1434 H, bertepatan dengan hari Rabu tanggal 10 Juli 2013 M. Lebih lanjut Fairus menghimbau kepada seluruh umat muslim khususnya masyarakat Kab. Kampar untukmempersiapkan diri kita secara menyeluruh dan sempurna semampu kita dalam menyambut bulan suci Ramadhan ini. Hendaklah Kita berusaha dan berdoa agar mampu melaksanakan ibadah puasa dengan sempurna. Dan Yang tidak mampu melaksanakan puasa karena udzur dan halangan, marilah kita ciptakan suasana menghidupkan spirit ikut melaksanakan ibadah puasa dibulan yang penuh berkah ini. Ada beberapa ajaran Rasulullah SAW yang penting untuk kita teladani dalam menyambut bulan suci Ramadhan, yakni : kita dituntut untuk mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW dengan memperbanyak amal salih dan meninggalkan maksiat, Kita dituntut untuk mempererat tali silaturrahmi antar sesama, baik dengan keluarga, handai taulan,sahabat tetangga kita. Kita dituntut untuk memperbanyak sedekah dan membantu mereka yang memerlukan bantuan agar mereka juga dapat melaksanakan puasa dan menikmati kegembiraan bersama Ramadhan. Dalam bulan suci Ramadhan, Kita juga dianjurkan untuk meramaikan masjid-masjid dan musholla-muhsolla, surau-surau dengan berbagai ibadah seperti sholat tarawih berjamaan dan membaca al-Quran baik sendiri maupun kolektif, serta Kita juga dianjurkan untuk menghidupkan semangat persatuan dan kesatuan antar sesama selama bulan suci Ramadhan. “Rasa lapar kita adalah ajakan untuk bersolidaritas dengan sebagian saudara-saudara kita yang setiap saat dilanda kelaparan dan kesusahan hidup”. Semoga kita menjadi sebaik-baik umat selama bulan sici Ramadhan tahun ini, tutup Fairus. (Ags)