Kakan Kemenag Kuansing Taja Silahturrahmi Sambut Ramadhan 1434. H
Ringkasan:
Kuansing (Humas) - Belum genap sebulan bertugas, Kakan Kemenag Kuansing yang baru Bapak H. Erizon Efendi, S.Ag tugas berat dan menumpuk sudah menanti, apalagi saat akan memasuki Bulan suci Ramadhan. Bertempat di Aula yang berukuran 20x40 m yang dibangun melalui DIPA Kemenag Kuansing tahun 2010 yang...
Kuansing (Humas) - Belum genap sebulan bertugas, Kakan Kemenag Kuansing yang baru Bapak H. Erizon Efendi, S.Ag tugas berat dan menumpuk sudah menanti, apalagi saat akan memasuki Bulan suci Ramadhan. Bertempat di Aula yang berukuran 20x40 m yang dibangun melalui DIPA Kemenag Kuansing tahun 2010 yang lalu, Kakan Kemenag Mengundang ratusan Muballigh/ghah serta Pengurus Masjid dan Mushalla dalam kota Teluk Kuantan dan sekitarnya, Jumat (5/7). Hadir juga pada saat itu Kasubbag TU H. Armadis, S.Ag, Kasi Bimas Islam H. Bakhtiar Shaleh, MH, Kasi Pais Masrul Hakim, MA, dan Ketua MUI Kuansing Drs. H. Sarpeli, M.Ag.
Pada kesempatan tersebut Erizon, banyak hal yang disampaikan, terutama berhubungan dengan tugas-tugas keummatan apalagi akan memasuki bulan suci Ramadhan. Kepada pengurus Masjid Kakan Kemenag berpesan, di bulan ramadahan nanti layani jamaah dengan sebaik-sebaiknya, buat jamaah nyaman berada dalam masjid dan Mushalla, masjid harus bersih, ketersediaan air harus selalu ada, fasilitas masjid lengkapilah dengan baik, sehingga jamaah akan selalu rindu dengan Masjid, "imbuhnya.
Kepada Para Muballigh/ghah sampaikan dakwah yang menyejukkan, jangan membuat ummat bingung karna pernyataan kita yang keliru. Hindari penyampaian masalah-masalah khilafiyah, masukkan bola dakwah dengan cantik sehingga akan membuat jamaah mengasyikkan, "papar mantan Kasi Haji Kemenag Kuansing ini.
Saya dan jajaran Kemenag Kuansing, saya mohon dukungan dalam menjalankan tugas pembangunan ummat di Kuansing ini, tanpa bantuan bapak dan ibu saya tidak akan berarti apa-apa. Sekarang Riau telah mencanangkan Maghrib mengaji, ajak masyarakat supaya anak-anaknya kembali ke surau, "ungkap mantan Kepala Kua Singingi Hilir ini.
Ditempat yang sama Kasi Bimas Islam H. Bakhtiar Shaleh, MH juga menyampaikan, agar pengurus Masjid menghargai karya dan usaha para Muballigh/ghah kita. Disaat orang tenang berbuka bersama keluarga, muballigh/ghah kita setela berbuka langsung bersiap, bergerak berjihad mengajak umat berbuat baik melarang.berbuat mungkar. Sebagai pengganti biaya transpotasi, biaya menambah ilmu untuk melengkapi referensinya, ndak ada salahnya pengurus memberi honor lebih, karena Muballigh juga manusia,"ujar Bakhtiar. (ar)