0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Pemateri Masalah Kontemporer dalam Ibadah Haji

Ringkasan: Dumai (Inmas) - Merupakan materi yang disampaikan oleh Nara Sumber dalam pertemuan hari Kedua Pembekalan Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Dumai, Senin (07/12/2020) pagi. Masih bertempat di Ruang Multimedia Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Dumai Jalan Buki...

Dumai (Inmas) - Merupakan materi yang disampaikan oleh Nara Sumber dalam pertemuan hari Kedua Pembekalan Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Dumai, Senin (07/12/2020) pagi. Masih bertempat di Ruang Multimedia Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Dumai Jalan Bukit Datuk Lama Dumai, nara sumber kali ini adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, Drs. H. Syafwan yang pernah menjadi petugas kloter beberapa tahun yang lalu.

Sesuai judul materinya, H. Syafwan menyampaikan beberapa permasalahan yang biasa terjadi dalam menjalankan ibadah haji. “Permasalahan umum yang pertama adalah baik Karu atau Karom masih belum memahami tugas utamanya. Kedua pemahaman Fiqih yang terbatas belum lagi ditambah dengan karakter yang tertutup. Malu atau gengsi untuk bertanya dan tidak mau berkoordinasi menjadi permasalahan yang ketiga. Permasalahan keempat adalah tidak peka dengan situasi dan kondisi terkini (insidentil) dan yang terakhir adalah masih mementingkan egonya atau hanya mementingkan ibadah tanpa memperdulikan anggota regu dan rombongannya,” paparnya.

Dalam mengatasi permasalahan tersebut yang perlu Karu dan Karom perbuat adalah melakukan kroscek data regu maupun rombongan apakah ada perubahan atau tidak. “Yang biasa terjadi adalah perubahan data tempat atau kamar hotel anggota. Usahakan apabila terjadi masalah bisa diselesaikan di level paling bawah terlebih dahulu. Saling mengingatkan ke anggota dan berkoordinasi dengan TPHI/TPIHI,” jelasnya.

Selanjutnya adalah memeriksa data manifest jamaah, perlengkapan dan paspor sangat penting sebelum melaksanakan rangkaian ibadah haji. Mengingatkan, memastikan dan mengabsen jamaah dalam regu atau rombongannya. Terakhir adalah mengingatkan jamaah untuk mentaati atau mematuhi peraturan yang berlaku saat itu. Dalam menghadapi suatu permasalahan yang paling terpenting adalah kesabaran dalam mencari solusi yang terbaik. Tutup Kakan Kemenag Dumai (Arief)