0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : 5 Faedah Puasa Ramadhan

Ringkasan: Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa ada 5 manfaat besar dari pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan yang dilaksanakan umat Islam setiap tahunnya.
Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa ada 5 manfaat besar dari pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan yang dilaksanakan umat Islam setiap tahunnya. Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA kepada wartawan, ketika memberikan tanggapan atas manfaat yang akan diperoleh umat Islam yang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, di kantornya jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Pasir Pengaraian. Dikatakannya, banyak sekali manfaat yang diperoleh dalam melaksanakan ibadah puasa Ramdhan, sebab tidak ada satupun di dunia ini yang diciptakan Allah SWT yang bersifat-sia-sia atau bathil, apalagi suatu ibadah yang secara khusus diperintahkannya. Setidaknya ada 5 manfaat besar yang diperoleh seseorang ketika dia melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Pertama, Melemahkan syahwat, menahan hawa nafsu, karena jika perut manusia itu selamanya dipenuhi dengan makanan, syahwatnya semakin tinggi. Namun bila perutnya dilatih dengan dikosongkan pada siang harinya, syahwat itu semakin menurun sekaligus nafsunya akan melemah untuk melakukan kejelekan yang keluar dari batas. Kedua, Menanamkan rasa santun, simpati dan empati terhadap fakir miskin. Apabila manusia telah merasakan lapar pada sebahagian waktu, ia akan ingat terhadap rasa lapar sepanjang waktu yang biasa dialami oleh orang-orang fakir miskin yang selalu kelaparan. Kemudian timbul rasa kasih sayang di dalam hatinya. Ketiga, Membersihkan tubuh dan pencernaan dari sisa-sisa makanan yang kotor. Bahkan, puasa dapat menyembuhkan segala penyakit yang diakibatkan oleh kotoran lambung. Nabi menyatakan dalam sabdaNya : “Berpuasalah kamu supaya kamu sehat”. Keempat, Memperkuat rasa sabar dan memiliki sifat bijaksana. Kedua sifat tersebut dapat menjauhkan dari rasa marah karena puasa itu separuh dari kesabaran, sedangkan kesabaran saparuh dari iman. Kelima, Menjadi perisai dari siksa api neraka, artinya orang yang berpuasa akan terhindar dari siksa api neraka. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW : “Dari Mu’az bin Jabal, Nabi Muhammad SAW bersabda, ‘Tidakkah Kami tunjukkan kopadamu terhadap pintu-pintu kebaikan?’ Saya menjawab, ‘Benar ya Rasulullah.’ Rasulullah SAW menjawab, ‘Puasa itu merupakan perisai dari siksa api neraka’.”***(Ash)