Kakan Kemenag Rohul Ajak Umat Islam Dirikan Lailatul Qadar
Ringkasan:
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA mengajak umat Islam Rokan Hulu untuk mendirikan malam Lailatul Qadar yang kini tinggal dua hari lagi. Lailatul Qadar sebagaimana disebutkan dalam Alqur’an adalah lebih baik dari seribu bulan (QS.
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA mengajak umat Islam Rokan Hulu untuk mendirikan malam Lailatul Qadar yang kini tinggal dua hari lagi. Lailatul Qadar sebagaimana disebutkan dalam Alqur’an adalah lebih baik dari seribu bulan (QS. Al-Qadar : 3). Kedatangan Lailatul Qadar sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW adalah pada malam-malam ganjil sepuluh yang terakhir daripada bulan Ramadhan, yaitu malam 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadhan.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul dalam tausiyahnya pada acara Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Rokan Hulu, Selasa (14/8/2012) bertempat di Masjid Besar/Raya Fastabiqul Khairat Desa Sontang Kec Bonai Darussalam.
Hadir dalam Safari Ramadhan tersebut adalah Bupati Rohul Drs H Achmad MSi sebagai Ketua Rombongan, Sekda Rohul Ir H Damri, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Ketua LAMR Rohul Drs HT Rafli Armen, Ketua BAZ Rohul yang juga Staf Ahli Bupati Ir H Samrikardo MM, Asisten II H Syaiful Bahri, Kepala Badan/Dinas/Kantor/Kabag di lingkungan Pemkab Rohul.
Ahmad Supardi Hasibuan lebih lanjut menyatakan bahwa ada banyak keistimewaan dari Lailatul Qadar, sebahagian diantaranya adalah disebut sebagai malam kemuliaan karena malam itu adalah diturunkannya Alqur’an dari Luh Mahfuz ke Baitul Izzah di langit dunia. Lailatul Qadar disebut juga malam yang diberkati karena siapa saja yang melakukan ibadah pada malam itu akan mendapatkan keberkatan dari Allah SWT.
Selanjutnya, Lailatul Qadar disebut juga malam penetapan sebab pada malam itu semua perkara dan kebijaksanaan untuk satu tahun ke depan ditetapkan oleh Allah SWT. Disebut juga malam yang sempit karena memang waktunya sangat terbatas yaitu hanya beberapa saat saja.
Ditambahkannya, untuk mendapatkan malam mulia tersebut, umat Islam dituntut mendirikan malam Lailatul Qadar itu dengan beribadah kepada Allah SWT berupa sholat malam, I’tikaf, baca Alqur’an, berzikir, memperbanyak do’a dan lain sebagainya.
Bagi yang mendapatkannya akan mendapat ganjaran pahala beribadah 1000 bulan atau identik dengan beribadah 83 tahun 4 bulan. Selain itu, bagi yang mendapatkannya akan dihapuskan dosa-dosanya yang telah lalu, jelas Ahmad Supardi Hasibuan. (Ash).