Kakan Kemenag Rohul : Baru Kali Ini Saya Bertemu Presiden
Ringkasan:
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan rasa bangganya bahwa selama hidupnya, yang telah mencapai 46 tahun, baru pertama kali ini bertemu Presiden yaitu Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (BEM UPP), Sdr Finus.
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan rasa bangganya bahwa selama hidupnya, yang telah mencapai 46 tahun, baru pertama kali ini bertemu Presiden yaitu Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (BEM UPP), Sdr Finus.
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung secara kekeluargaan, dikantornya jalan ikhlas kompleks perkantoran pemerintah, Pasir Pengaraian, Senin (26/11/2012). Presiden BEM UPP didampingi Sekretaris Umum Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Nurul Ilmi, Elda Efriani dan staf, Rika.
Pertemuan ini dimaksudkan, untuk bersilaturrahim antara Presiden BEM UPP dengan Kakan Kemenag Rohul, sekaligus konsultasi pengembangan kegiatan keislaman bagi mahasiswa/i UPP, apalagi Kakan Kemenag Rohul ini adalah Pembina dan pembimbing masalah keagamaan di Rohul.
Sang Presiden BEM UPP Finus menyatakan, bahwa seluruh elemen masyarakat termasuk mahasiswa UPP harus mengambil bagian dalam mewujudkan Rokan Hulu sebagai Negeri Seribu Suluk, sesuai dengan keahlian masing-masing.
Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan rasa bangganya bisa bertemu presiden, sekalipun presiden mahasiswa. Lama-lama kan bisa bertemu Presiden Indonesia, tegasnya.
Menurut Ahmad Supardi, langkah yang diambil oleh Presiden BEM UPP bertemu dengan pejabat-pejabat public ini sangat penting dan strategis, sebab akan terjalin komunikasi yang intensif antara mahasiswa dengan pemerintah.
Mahasiswa dikenal sebagai pemikir muda dan social change bagi masyarakat. Mahasiswa itu berfikirnya kritis, analitis, tajam dan tidak punya kepentingan, sehingga dapat mengontrol lajunya roda pemerintahan yang dijalankan oleh Pemerintah, tegasnya.
Menurut Ahmad Supardi, jalannya pemerintahan yang dilakukan oleh pemerintah harus dikontrol oleh masyarakat, khususnya oleh mahasiswa.***(Ash).