0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : Idul Fitri Momen Penyatuan Keluarga

Ringkasan: ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1433 H dapat dijadikan sebagai momen penyatuan keluarga yang selama ini terpisah, berjauhan dan bahkan terjadi keretakan atau perselisihan di antara sesama anggota keluarga.
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1433 H dapat dijadikan sebagai momen penyatuan keluarga yang selama ini terpisah, berjauhan dan bahkan terjadi keretakan atau perselisihan di antara sesama anggota keluarga. Dengan merayakan bersama Hari Raya Idul Fitri yang ditandai dengan saling kunjung mengunjungi atau bahkan pulang kampung, akan tercipta hubungan yang harmonis, terajut kembali silaturrahim yang terputus dan makin mesranya hubungan keluarga. “Inilah salah satu hikmah besar dari Hari Raya Idul Fitri yang dirayakan umat Islam setiap tahun dan untuk itu tradisi berhari raya ini perlu dilestarikan dari tahun ke tahun karena sangat besar pengaruhnya dalam membangun keharmonisan keluarga”, terang Ahmad Supardi Hasibuan di kantornya, jalan ikhlas kompleks perkantoran pemerintah, Pasir Pengarayan, Senin (27/8/2012). Dikatakannya, salah satu persoalan yang dihadapi oleh bangsa ini adalah renggangnya hubungan antar keluarga. Hal ini ditandai dengan meningkatnya angka perceraian secara significant dari tahun ke tahun. “Kalau dahulu, ucapan perceraian adalah sesuatu hal yang tabu untuk diucapkan oleh suami atau istri, tetapi kalau pada masa kini, hampir setiap hari kita mendengar ucapan perceraian, percekcokan dalam keluarga, baik melalui televise maupun media cetak”, tandasnya. Menurutnya, saat ini juga terjadi disharmoni antar masyarakat, baik dalam bertetangga maupun dalam bermasyarakat. Akibatnya sikap tolong menolong, membantu antar sesama, gotong royong, rasa senasip sepenaggungan, dan lain sebagainya menjadi pudar. Padahal sikap ini adalah warisan sah negeri ini, yang harus dilestarikan sampai kapanpun juga. Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H tahun ini, dapat dijadikan momentum untuk menyatukan keluarga, merekatkan hubungan yang renggang, menjalin silaturrahim yang terputus, memupuk rasa kebersamaan, dan mendekatkan nilai-nilai luhur kekeluargaan, tegas Ahmad Supardi Hasibuan. (Ash).