Kakan Kemenag Rohul Ikuti Rakor Diklat Padang
Ringkasan:
Rokan Hulu (Humas)- Kakan Kemenag Rohul H Ahmad Supardi Hasibuan mengikuti rapat koordinasi (Rakor) Penyusunan Program dan Anggaran Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Padang, bersama dengan Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau HM Saman, dari tanggal 15 s/d 18 Mei 2013 di Hotel Grand Inna Padang.
Rokan Hulu (Humas)- Kakan Kemenag Rohul H Ahmad Supardi Hasibuan mengikuti rapat koordinasi (Rakor) Penyusunan Program dan Anggaran Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Padang, bersama dengan Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau HM Saman, dari tanggal 15 s/d 18 Mei 2013 di Hotel Grand Inna Padang.
Rakor tersebut diikuti oleh Kakanwil Kemenag Riau, Kepri, Sumbar, dan Jambi serta dihadiri oleh seluruh Kakan Kemenag Kab/Kota Prov Riau, Kepri, Sumatera Barat, dan Jambi.
Selain itu, hadir juga para Rektor dan Ketua pada UIN Suska Riau, IAIN Imam Bonjol Padang, STAIN Mahmud Yunus Batu Sangkar, STAIN Sjech Djamil Djambek Bukit Tinggi, IAIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, STAIN Kerinci, dan juga Widyaiswara pada Balai Diklat Keagamaan Padang.
Ikut memberikan material pada Rakor tersebut adalah Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI Prof Dr H Machasin MA, Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan Agama dan Keagamaan Drs H Praptono Zamzam MSc, Kepala Biro Kepegawaian Dr H Mahsusi MA, Kepala Balai Diklat Keagamaan Padang Drs H Zuhri Hasibuan.
Machasin dalam sambutan pengarahannya ketika membuka Rakor, menyatakan bahwa hendaknya Balai Diklat Keagamaan Padang ini, bukan hanya menyelenggarakan diklat bagi PNS, tetapi juga melaksanakan diklat bagi non PNS, khususnya yang terkait langsung dengan kebutuhan masyarakat, seperti petugas kerukunan umat beragama.
Menurut Machasin, dunia internasional telah menjadikan Negara Republik Indonesia sebagai teladan dalam mengelola kerukunan umat beragama. Hal ini dibuktikan dengan terkendalinya kerukunan umat beragama dengan baik. Dan untuk itu, banyak Negara-negara lain datang belajar kerukunan ke Indonesia.
Kerukunan yang harmonis dan dinamis ini, hendaknya dibarengi dengan tersedianya tenaga handal dan unggul dalam bidang kerukunan. Untuk itu, peran Balai Diklat sangat diharapkan, dalam rangka mencetak kader-kader kerukunan tersebut, harap Machasin.***(Ash).