Kakan Kemenag Rohul : Jangan Biarkan Umat Tersesat
Ringkasan:
ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengharapkan agar para tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi keagamaan, pengurus MUI, dan pengurus atau pimpinan organisasi keagamaan lainnya, serta alim ulama, cerdik pandai, khalifah, mursyid, dan sebagainya, ag...
ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengharapkan agar para tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi keagamaan, pengurus MUI, dan pengurus atau pimpinan organisasi keagamaan lainnya, serta alim ulama, cerdik pandai, khalifah, mursyid, dan sebagainya, agar jangan membiarkan umat terjerumus dalam kesesatan.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dalam arahannya ketika melaksanakan pertemuan segitiga antara Kemenag Rohul bersama MUI Rohul dan Pengurus LDII Rohul, Selasa (11/6/2013) bertempat di Kantor Kemenag Rohul, Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Pasir Pengaraian.
Ahmad Supardi menyatakan bahwa Untuk mengantisipasi jangan sampai meluas dan melebar aliran sesat ke dalam system kehidupan beragama umat di Rokan Hulu, maka pihaknya menggagas pertemuan segitiga antara Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rohul, bersama Pengurus MUI Rohul dan Pengurus LDII Rohul.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Ketua MUI Rohul Drs H Hasbi Abduh MA, Wakil Ketua Drs H Nurul Fajri, Sekum Drs H Zulkifli Syarif MPdI, Penasehat Yulihesman SAg, Sekretaris Drs H Syahruddin MSy, HA Rahman Jaliani SAg, Sakinul Muttaqin Lc, Novrizal Lc MA, HT Husein SPd, Yuhendra, dan yang lainnya. Sedangkan dari LDII hadir Ketua Umum Arahman SPd, Sekum dan pengurus yang lainnya.
Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa Kemenag Rohul mempunyai kewajiban untuk membina, membimbing, dan melayani umat, sehingga tidak terjerumus ke dalam kesesatan. Jika ada umat yang tersesat, maka pihaknya berkewajiban membimbingnya ke jalan yang lurus dan benar.
Saya akan merasa sangat sedih, ketika mengetahui ada ormas keagamaan yang hidup dan berkembang di Rohul, ternyata memiliki paham keagamaan yang sesat dan menyesatkan. Mereka ini harus kita bina, dan kita bombing untuk kembali ke jalan yang lurus dan benar, tegasnya.
Jika kita membiarkan mereka dalam kesesatan, itu artinya kita hanya ingin masuk syurga sendiri-sendiri, padahal seharusnya kita masuk syurga ramai-ramai, jangan ada yang tertinggal dan masuk neraka. Jika kita hanya pingin masuk syurga sendiri, itu namanya egois, tegas Kakan Kemenag.***(Ash).