0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : JCH Siap Berangkat 100 Persen

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu, telah siap 100 persen untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci Makkatul Mukarromah dan Madinatul Munawwaroh. Demikian dikatakan Kakan Kemenag Rohul kepada wartaw...
ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu, telah siap 100 persen untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci Makkatul Mukarromah dan Madinatul Munawwaroh. Demikian dikatakan Kakan Kemenag Rohul kepada wartawan, di kantornya jalan Ikhlas kompleks perkantoran pemerintah, Pasir Pengaraian, Senin (16/9/2013). Dikatakannya, kesiapan JCH tersebut, meliputi kesiapan fisik dan mental. Secara fisik JCH Rohul Alhamdulillah sehat, sesuai hasil pemeriksaan dokter beberapa waktu yang lalu. Selain itu, persiapan keberanagkatan seperti passport seluruhnya telah siap dan akan dibagikan kepada JCH di embarkasi Batam. Dokumen Administrasi Perjalanan Ibadah haji (DAPIH) juga sudah siap, kopor telah dibagikan dan diantar ke Bandara Tuanku Tambusai tanggal 19 September 2013. Surat Panggilan Masuk Asrama untuk 210 orang JCH telah ditandatangani oleh Kakan Kemenag Rohul, sebagai persyaratan masuk asrama haji embarkasi Batam. Pesawat pengangkut domestic telah ditunjuk yaitu Sky Aviation Pokker 50 dengan pembebanan sebesar Rp 4,5 juta kepada setiap JCH, kekurangannya ditanggung oleh Pemkab Rohul. Ahmad Supardi menambahkan bahwa secara mental JCH juga sudah siap, sebab semua JCH telah melaksanakan diklat pra manasik haji tingkat kecamatan sebanyak 7 kali, ditambah dengan diklat manasik haji kabupaten ebanyak 2 kali. Selain itu, sebahagian besar JCH melakukan manasik mandiri, dengan mendatangkan nara sumber secara khusus dan atau belajar secara mandiri. Tugas JCJH saat ini adalah menjaga kesehatan sehingga tetap prima dalam melaksanakan ibadah haji, apalagi ibadah haji ini adalah ibadah bergerak, bukan ibadah diam, sehingga diperlukan stamina yang prima, semangat yang prima, dan kekuatan yang juga prima, tegas Ahmad Supardi.***(Ash)