Kakan Kemenag Rohul : Keluarga Adalah Sampan Besar Menuju Pulau Harapan
Ringkasan:
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa institusi keluarga adalah sampan besar yang dapat menyeberangkan atau mengantarkan seseorang menuju pulau harapan yang dicita-citakan. Untuk itu, maka seluruh anggota keluarga harus berperan aktif dan positif u...
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa institusi keluarga adalah sampan besar yang dapat menyeberangkan atau mengantarkan seseorang menuju pulau harapan yang dicita-citakan.
Untuk itu, maka seluruh anggota keluarga harus berperan aktif dan positif untuk menjaga perahu besar tersebut, jangan sampai bocor dan atau oleng, sebab jika dia bocor, dapat dipastikan perahu tersebut akan tenggelam di tengah lautan, apalagi saat ini badai lautan tersebut terkenal sangat ganas.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul ketika memberikan sambutan pengarahan sekaligus membuka secara resmi Diklat Ditempat Kerja (DDTK) Pembina Keluarga Sakinah di Lingkungan Kantor Kemenag Rohul, Kamis (8/11/2012) bertempat di aula Kemenag Rohul, Pasir Pengaraian.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 orang peserta yang terdiri dari pejabat Kemenag, Kepala KUA, Penghulu dan Penyuluh Agama se Rohul. Kegiatan dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 8 sampai dengan 11 Nopember 2012, kerjasama antara Kemenag Rohul dengan Balai Diklat Keagamaan Padang.
Kakan Kemenag Rohul lebih lanjut menyatakan, bahwa saat ini telah banyak perahu-perahu anggota masyarakat yang bocor, sehingga harus tenggelam atau melakukan perceraian.
“Pulau harapan yang dicita-citakan dan sangat menjanjikan, akhirnya tidak dapat dicapai. Dan terpaksa harus mengganti perahu yang lain, “. Tegas Ahmad Supardi Hasibuan.
Ditambahkannya, lembaga perceraian adalah jalan terakhir yang dapat ditempuh setelah tidak ada lagi solusi lain. Selagi ada solusi lain, maka dilarang untuk melakukan perceraian. Makanya Nabi Muhammad SAW menyatakan : Pekerjaan halal yang paling dibenci oleh Allah SWT adalah perceraian. (Ash).