0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : Kemajuan Dunia Islam Dipicu Semangat Membaca

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Sejarah mencatat bahwa 2/3 dunia ini pernah dikuasai oleh umat Islam, yang terbentang dari Asia, Afrika, sampai dengan Eropa. Penguasaan tersebut ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang sangat mengagumkan, dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan yang sangat membanggaka...
ROKAN HULU (KEMENAG) Sejarah mencatat bahwa 2/3 dunia ini pernah dikuasai oleh umat Islam, yang terbentang dari Asia, Afrika, sampai dengan Eropa. Penguasaan tersebut ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang sangat mengagumkan, dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan yang sangat membanggakan. Kemajuan ilmu pengetahuan tersebut dipicu oleh semangat membaca yang membara dari setiap individu umat Islam. Bacaan tersebut tidak cukup dengan membaca Alquran, tetapi juga membaca karya-karya klasik seperti karya Yunani Kuno, dengan menerjemahkannya secara besar-besaran ke dalam bahasa Arab. Akibatnya, ilmu pengetahuan mengalami perkembangan, penelitian dan kajian ilmiah semarak dimana-mana, perdebatan ilmiah dalam kerangka ukhuwah islamiyah dikalangan ulama berkembang, semangat ijtihad membara bagi setiap individu, penulisan dan pencetakan buku juga berkembang, terakhir dunia Islam maju pesat, ketika dunia Eropa berada dalam alam kegelapan. Demikian dikatakan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika memberikan tausiyah Ramadhan di Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian, Selasa (30/7/2013). Dikatakannya, saat ini semangat membaca ditinggalkan umat islam, umat lain justru mengambilnya dan menjadikannya sebagai budaya bagi bangsanya. Orang-Orang Jepang tercatat saat ini sebagai bangsa paling banyak membaca, disusul dengan Negara-negara Barat pada umumnya. Akibatnya mereka mengalami kemajuan dan menguasai supremasi dunia. Menurut Ahmad Supardi, dalam perspektif agama Islam, membaca adalah perintah pertama dan utama yang disampaikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW beserta umatnya, dan bahkan perintah ini sebagai pertanda pelantikan Muhammad sebagai seorang Nabi dan Rasul. Ketika perintah membaca ini dilaksanakan umat islam, maka umat Islam mengalami kemajuan pesat, sebab Nabi menjelaskan bahwa ilmu pengetahuan adalah kata kunci untuk meraih kebahagian di dunia dan di akhirat. Tanpa ilmu pengetahuan, justru umat manusia akan mengalami kesulitan hidup di dunia terutama di akhirat nanti, tegas Ahmad Supardi. Ahmad Supardi menekankan, jika umat islam ingin bangkit kembali dari keterpurukannya dan meraih kembali supremasi kekuasaan dunia, maka umat Islam harus menjadikan membaca sebagai budaya yang harus dilaksanakan setiap saat.***(Ash)