0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : Kerukunan Umat Beragama Cukup Kondusif

Ringkasan: ROKAN HULU (HUMAS) Kondisi kerukunan umat beragama di Kab Rokan Hulu cukup kondusif. Hubungan antar umat beragama terjalin dengan baik, kehidupan bermasyarakat saling pengertian. Bentrok fisik secara langsung dapat terhindarkan. Jika ada masalah, maka masalah tersebut dapat diselesaikan secara arif...
ROKAN HULU (HUMAS) Kondisi kerukunan umat beragama di Kab Rokan Hulu cukup kondusif. Hubungan antar umat beragama terjalin dengan baik, kehidupan bermasyarakat saling pengertian. Bentrok fisik secara langsung dapat terhindarkan. Jika ada masalah, maka masalah tersebut dapat diselesaikan secara arif dan bijaksana serta bersifat kekeluargaan. Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA ketika diadakan sosialisasi kerukunan umat beragama Tingkat Provinsi Riau yang ditaja oleh Biro Kesra Setda Provinsi Riau pada tanggal 21-22/11/2012 bertempat di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru. Sosialisasi kerukunan umat beragama tersebut diikuti tokoh agama se Provinsi Riau, masing-masing Kabupaten/Kota sebanyak 10 orang, terdiri dari semua unsure agama (Islam, Ktristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu). Jumlah keseluruhan peserta 120 orang. Dikatakannya, untuk membangun kerukunan umat beragama yang harmonis dan dinamis di Rohul, maka Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab Rohul melaksanakan kegiatan-kegiatan dialog lintas agama, turun ke lapangan berdialog dengan masyarakat, melaksanakan sosialisasi, menampung aspirasi masyaraakat, dan sekaligus menyalurkannya kepada pihak yang berwenang. Menurut Kakan Kemenag Rohul, jika ada masalah terkait dengan umat beragama, maka pihaknya menjembatani untuk mengatasi masalah tersebut. Namun jika tak bisa diselesaikan secara kekeluargaan, maka dengan lapang dada semua pihak akan menyelesaikan persoalan itu sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Untuk dapat mempertahankan kondisi kerukunan yang kondusif ini, pihaknya mengharapkan kepada semua pihak untuk saling memahami, saling menghargai, saling menghormati antara satu sama yang lain. Jangan kita korbankan kerukunan ini, hanya untuk mengejar kepentingan diri atau kelompok kita sendiri, tegasnya. Kakan Kemenag mengingatkan, berdasarkan pengalaman selama ini di daerah lain, jika kerukunan terluka, maka akan terjadi konflik berkepanjangan, yang akan merugi semua pihak, tanpa ada satupun yang diuntungkan. Untuk itu, mari kita jaga kondisi kerukunan yang telah baik ini, pintanya.***(Ash).