0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : KUA Garda Terdepan Kementerian Agama

Ringkasan: ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan adalah garda terdepan Kementerain Agama, sebab KUA memiliki peran sangat strategis dalam menjalankan isu-isu keagamaan terkini, khususnya aliran-aliran sesat yang sering mere...
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan adalah garda terdepan Kementerain Agama, sebab KUA memiliki peran sangat strategis dalam menjalankan isu-isu keagamaan terkini, khususnya aliran-aliran sesat yang sering meresahkan masyarakat. Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul ketika meninjau rehab gedung Kantor KUA Kecamatan Tandun, Jum’at (9/11/2012) bertempat di Tandun. Gedung ini sengaja direhab, sebab atapnya bocor, plafonnya rapuh dan kerusakan lainnya, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, tegasnya. Dikatakannya, tugas KUA Kecamatan sangatlah berat, yaitu menyelenggarakan fungsi pembinaan kehidupan beragama masyarakat, seperti mengurus dan membina masjid, zakat, wakaf, baitul maal, dan ibadah sosial serta menangani masalah kependudukan dan keluarga sakinah. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pembinaan kehidupan beragama, maka Kepala dan pegawai KUA harus menguasai persoalan agama dari sumber utamanya (Alqur’an-Alhadits) dan sumber lainnya yang biasa dipakai oleh masyarakat sebagai rujukan utama atau referensi dalam bertindak dan berkarya, tegasnya. Kakan Kemenag Rohul mengakui, bahwa tugas ini memang sangat berat, namun hal ini harus menjadi komitmen dari setiap Kepala KUA, apalagi masyarakat saat ini sudah sangat pintar, sehingga menuntut pula kepintaran dari Kepala KUA. “Persoalan keagamaan berkembang sangat pesat secepat perkembangan persoalan kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, seperti terorisme, aliran sesat, dan segala macamanya. Kesemua ini menuntut tugas dan tanggugjawab KUA, yang memiliki posisi terdekat dengan masyarakat,” tegas Ahmad Supardi. Ahmad Supardi Hasibuan, berharap agar KUA dapat menjadi pelopor kembalinya masa keemasan umat islam dahulu, dimana pemerintahannya terdiri dari orang-orang yang memahami agama secara benar dan arif. “Pemahaman yang benar dan sikap yang arif diharapkan menjadi cermin sekaligus teladan bagi masyarakat. Disamping itu, KUA diharapkan menjadi tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam pembinaan fatwa dan pemahaman serta pemersatu umat,” harapnya. (Ash).